HIKMAH HALAQAH: Hukum Masbuk Dalam Salat

AGH Prof Dr M Faried Wadjedy, Lc MA (Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sulsel)

Makassar, muisulsel.or.id – Dalam kitab dijelaskan bahwasanya orang yang masbuk atau ketinggalan dalam salatnya, manakala ia mendapati imam sedang salat lalu ia mengikut di belakangnya, maka itulah yang menjadi awal salatnya.

Sebagaimana hadis riwayat Abu Hurairah, Rasulullah pernah bersabda: Salat yang engkau dapati maka ikutilah disitu, sementara yang lepas sempurnakanlah.

Sama halnya jika ia mendatangi masjid untuk salat subuh dan mendapati imamnya berqunut maka ia pun ikut melakukannya, lalu setelah itu ia sempurnakan salatnya dan berqunut kembali sebagai kesempurnaan salatnya.

Apabila hendak salat magrib lalu mendapati imam sedang duduk tasyahud awal, maka ia langsung mengikuti imam bertasyahud. Namun, baginya itu belum tasyahud awal sehingga di akhir rakaat sang imam, bagi yang masbuk barulah terhitung tasyahud awal, dan hendaknya disempurnakan salatnya.

Ulama berkata, bahwa salat yang memiliki dua tasyahud maka yang pertama itu bukanlah rukunnya, ia hanya bersifat sunat. Akan tetapi apabila tasyahud tersebut terlewatkan maka haruslah ditutup dengan sujud sahwi. Oleh karena sunat ini bukanlah sunat biasa, ia dinamakan sunat Ab’ad.

Sebuah pengetahuan baru yang diajarkan oleh ulama kita, apabila seseorang mendatangi masjid untuk salat 4 rakaat, akan tetapi ia hanya mendapati imam sudah berdiri untuk 2 rakat terakhir, yang menyebabkan orang tersebut masbuk dan tidak sempat membaca surat setelah bacaan Al-fatihah, maka ia harus menggantinya di 2 rakaat terakhir baginya.

Hal itu harus dilakukan, namun hanya dalam salat fardhu saja. Hal itu di kerjakan olehnya untuk menyempurnakan bacaan suratnya dalam salat.

Lalu bagaimanakah seseorang yang masbuk itu di katakan mendapatkan rakaat sang imam? Adakah kategorinya? Simak penjelasannya dalam kajian fiqih di link video berikut ini.

Kontributor: Nur Abdal Patta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.