Prof Dr KH Kamaluddin Abunawas, MA (Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan MUI Sulsel)
Makassar, muisulsel.or.id – Dalam sebuah kitab yang dikarang oleh imam An-Nawawi tentang orang yang beristirahat.
Sebuah hadis yang bersumber dari Abu Qatadah beliau mengatakan bahwa pernah suatu hari dihadapan Rasulullah Saw, iring-iringan jenazah yang diantar oleh orang lalu Rasulullah bersabda telah lewat orang yang beristirahat dan yang beristirahat darinya, lalu para sahabat bertanya apa maksud dari perkataannya itu.
Rasulullah pun bersabda bahwa hamba yang beriman jika sudah wafat maka dia beristirahat dari kepenatan dunia menuju rahmat Allah Swt. Sementara jika seorang hamba yang banyak berbuat dosa itu meninggal, maka seluruh makhluk seperti hewan dan tumbuhan pun beristirahat dengan matinya pendosa tersebut.
Imam An-Nawawi menjelaskan makna dari hadis ini adalah jika seseorang beriman itu wafat maka ia akan beristirahat dengan tenang sembari menunggu keputusan Allah yang kedepannya ia akan masuk ke dalam surga.
Sementara jenis orang yang meninggal yang kedua adalah jika seorang hamba yang banyak berbuat dosa di bumi ini maka seluruh makhluk ciptaan Allah pun ikut beristirahat seperti tumbuh-tumbuhan dan hewan.
Simak kajian lengkapnya dalam video berikut ini.

Kontributor: Nur Abdal Patta
