Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan Prof Dr KH Nadjamuddin AS, Lc MA, membuka secara resmi seminar kajian kontemporer “Khodam dan Eksistensinya Dalam Islam” yang bekerjasama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Region X Makassar.
Dalam sambutannya Ketum MUI mengatakan bahwa seminar ini diadakan dalam rangka menjawab pertanyaan masyarakat terkait hukum khodam dalam Islam.
“Alhamdulillah semoga seminar ini berjalan dengan lancar, dan ini adalah kegiatan yang bekerjasama dengan pihak BSI Regional Makassar beserta seluruh fasilitasnya,” ucap KH Nadjamuddin, yang sekaligus membuka acara seminar kajian ini.
Mantan Ketua Dewan Syuriyah PWNU Sulsel ini juga mengajak peserta untuk memberikan pandangannya terkait khodam ini, khususnya apabila ada salah satu dari peserta yang punya pengalaman pribadi terkait tema kajian kali ini.
Kajian ini berlangsung di Aula pertemuan masjid Al-Markaz Al-Islamic Center Makassar, pada Senin 19 Agustus 2024 yang dihadiri oleh Bendahara Umum MUI Ir H Andi Thaswin Abdullah, bersama Sekretaris Umum Prof Dr KH Muammar Bakry, dan sejumlah pengurus MUI lainnya. Hadir pula ratusan peserta dari berbagai ormas Islam.
Sementara itu, Pimpinan Bank BSI Region X Makassar Sukma Dwie Priardi sangat berterima kasih dan merasa terhormat bisa bekerjasama dengan ulama MUI.

“Mohon izin pak kyai Bank BSI siap berkolaborasi dengan MUI Sulsel. Kami juga memiliki UMKM center di Jalan Sungai Saddang dan ada ruang meeting yang bisa digunakan dan berkapasitas sampai 100 orang. Jika sekiranya MUI ada kegiatan, bisa memanfaatkan lokasi itu,” sambut Sukma Dwie Priardi.
Ia melanjutkan pada prinsipnya bsi siap mendukung dan bersinergi dengan MUI Sulsel. Dirinya pun memohon doa dan dukungan karena memang dinamika industri luar biasa dan sedang dalam tahap pertarungan bahwa bank syariah memang bisa menjadi solusi dan alternatif perbankan di Indonesia.
Sebelumnya Ketua Panitia seminar kajian kontemporer Dr KH Syamsul Bahri Abd Hamid, Lc MA, mengungkapkan dalam sambutannya berharap agar para peserta dapat pro aktif berdiskusi dalam seminar tersebut, dan sekiranya para peserta bisa puas dengan hasil diskusi nantinya.
Kontributor: Nur Abdal Patta
