Jakarta, muisulsel.or.id – Menteri Pertanian Dr Ir H Andi Amran Sulaiman, menyatakan akan membantu ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI) se-Indonesia untuk memanfaatkan lahan pertaniannya untuk ditanami tanaman.
Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa kementerian pertanian menunggu proposal dari mui se indonesia apabila memiliki lahan tetapi tidak ditanami. Ia juga menjelaskan bahwa proposal tersebut bisa diberikan Kementerian Pertanian atau langsung kepada dirinya, dan akan Menindaklanjuti proposal tersebut hingga selesai atau terealisasi.
“Kami menunggu lahan-lahan seluruh alim ulama MUI yang tidak ditanami. Proposalnya dikirim melalui Ustaz Soca, ke Kementerian Pertanian atau bisa langsung ke saya, itu akan kami Tanami,” katanya dalam sesi pleno IV Munas MUI, di hotel Mercure Ancol Jakarta, Jumat 21 November 2025.
Acara yang dihadiri oleh ribuan peserta Munas dari seluruh MUI Provinsi se-Indonesia ini, Amran mengungkapkan program presiden Prabowo yang berpihak kepada rakyat sekarang ini akan menanam 870. 000 hektar di seluruh Indonesia dengan status hibah. “Anggarannya kurang lebih 10 Triliun Rupiah termasuk MUI kalau punya lahan akan kami tangani,” ungkapnya dalam paparannya.

Ia menegaskan pemerintah memaksimalkan tahapan realisasi pada akhir 2025 hingga 2 tahun kedepan, terutama untuk lahan-lahan yang telah terverifikasi dan siap digarap pada musim tanam berikutnya.
Lebih lanjut katanya, pemerintah juga mempercepat proses verifikasi dan pelaksanaan di lapangan melalui mekanisme penyelesaian langsung bukan sekedar tindak lanjut administratif. “Ketahanan tangan itu identik dengan ketahanan negara apabila pangan bermasalahkan negaranya buyar, ” ungkapnya serius.
Dalam forum yang sama, ketua umum MUI KH Anwar Iskandar menilai potensi pertanian Indonesia sangat besar dan perlu dioptimalkan melalui sinergi lintas lembaga agar kekayaan alam Memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.
“MUI melihat Apa yang dilakukan pak menteri ini adalah bagian dari mensyukuri nikmat Allah yang diberikan kepada bangsa ini. Alam kita sangat kaya dan lengkap, Tinggal bagaimana dikelola dengan kerukunan persatuan dan Sinergi,” kata KH Anwar.
Amran juga memperlihatkan lewat tayangan slide perkembangan teknologi pertanian yang pihaknya telah kembangkan demi kemajuan pertanian Indonesia menuju swasembada pangan.
Kontributor: Nur Abdal Patta
