Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Bidang Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Prof HM Arfin Hamid menekankan pentingnya memahami ekonomi syariah dalam bermuamalah.
Hal ini ditegaskan dalam Talk Show Umat dan Digital MUI Sulsel di Aloha Pool Eatery Coffee Jalan Sawerigading Makassar,Ahad 25 Mei 2024.
Lebih lanjut pemahaman ekonomi syariah menurutnya masi minim di Indonesia khususnya Sulawesi Selatan.
Menurut data yang diperoleh dari mahasiswa yang dibinanya menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah masi minim.
Ia juga mengajak kepada para dai atau mubaligh agar senantiasa menyampaikan materi tentang ekonomi syariah dalam khotbah sebab banyak masyarakat tidak memahami ekonomi syariah.
Ia juga mengulas data tentang passobis atau penipuan online yang marak terjadi di Sulsel.
“Dalam sebuah study disebutkan oleh Sry Ulfa (Ddk) bahwa (2020) terhadap generasi Z di Sidrap yang terpapar praktik passobis.
Dari hasil riset ditemukan bahwa 79% pelaku passobis disebabkan karena tekanan gaya hidup konsumtif dan disusul faktor sulitnya mencari pekerjaan 49%.

Sementara 83% menyebut lemahnya pengawasan sebagai peluang utama dan 84% sikap permisif masyarakat turut memperkuat keberanian mereka.
Ironisnya 81% pelaku sobis merasionalkan bahwa sobis adalah pekerjaan yang sah karena menghasilkan uang dan dianggap umum dilakukan. Namun secara moral dan hukum mayoritas mengakui bahwa perbuatan itu salah,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dari fakta ini memberi sinyal darurat bahwa fenomena sobis bukan sekedar kriminal tapi gejala sosial yang kompleks dan berakar.Karena itu solusinya harus sistemik.
Sementara Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Sulsel melalui Talk Show ini mendesak pemerintah segera membentuk satgas untuk mencegah kegiatan passobis di Sulsel.
Hal ini ditegaskan Sekretaris Umum MUI Sulsel Prof Muammar Bakry.Ia menegaskan satgas ini akan melibatkan MUI, Kemenag, TNI, Polri, BI, OJK dan instansi terkait lainya.
“Jadi MUI tak hanya keluarkan fatwa tapi juga menindaklanjuti sampai kegiatan Passobis atau judi online dan lainya teratasi dengan baik” kata Prof Muammar yang juga selaku moderator Talk Show.
Irfan Suba Raya
