Makassar,muisulsel.or.id – Kepala Tim Implementasi Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran dan PUR Bank Indonesia (BI) Sulsel Dwi Tjahja K.Wardono menjadi pemateri pada Talk Show Umat dan Digital MUI Sulsel di Aloha Pool Eatery Coffee Makassar,Ahad 25 Mei 2024.
Dalam pemaparannya ia mengingatkan bahaya judi online dan Passobis yang marak terjadi di Sulsel. Ia menunjukkan data dimana Indonesia menempati angka tertinggi transaksi judi online.
Lanjutnya efek judi online tidak hanya menguras harta tapi juga keluarga dan perceraian.Banyak kasus istri bunuh suami atau suami jual anak akibat ,pencurian dan kejahatan lainya akibat ketagihan judi online.

Menurutnya judi online tak hanya menyasar kaum awam saja tapi juga hingga para elit pejabat seperti DPR, TNI, Polri, Petani, Pengangguran pelajar atau mahasiswa hingga ibu rumah tangga.
Mengenai passobis atau penipuan online ia mengingatkan pentingnya memahami literasi keuangan terutama digital.
“Kebanyakan yang jdi korban adalah orang yang tidak faham dengan literasi Digital keuangan. Data pribadi baik KTP, sidik jari, Ijazah, KK, SIM, rekam medis, dan lainya jangan di upload atau disebar di media sosial karena ini bisa dimanfaatkan oleh para penipu atau hacker untuk menipu,”ungkapnya.
Lanjutnya jika ada yang jadi korban penipuan online agar segera melaporkan ke pihak terkait atau bank untuk segera ditindaklanjuti.
Ia juga mengatakan sebagai bagian dari Satuan Tugas Pemberantasan Judi Online Bank Indonesia sebagaimana ditetapkan keputusan presiden (Keppres) Nomor 21 Tahun 2024,Bank Indonesia bersinergi dengan lembaga dan otoritas terkait untuk mencegah penyalahgunaan transaksi judi online.
Sementara Majelis Ulama Indonesia ( MUI) Sulsel melalui Talk Show ini mendesak pemerintah segera membentuk satgas untuk mencegah kegiatan passobis di Sulsel.
Hal ini ditegaskan Sekertaris Umum MUI Sulsel Prof Muammar Bakry .Ia menegaskan satgas ini akan melibatkan MUI, Kemenag,TNI,Polri, BI ,OJK dan instansi terkait lainya.
“Jadi MUI tak hanya keluarkan fatwa tapi juga menindaklanjuti sampai kegiatan Passobis atau judi online dan lainya teratasi dengan baik” kata Prof Muammar yang juga selaku moderator Talk Show.
Irfan Suba Raya
