Rombongan MUI Sulsel Berziarah Ke Makam Abu Bakar Ash Shoshiy

Liputan Khusus: Rihlah Islamiah ke Uzbekistan

Tashkent, muisulsel.or.id – Tak menyia-nyiakan kunjungan di Kompleks Hazrati Imam, Rombongan studi banding Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan juga berziarah ke makam Abubakar Muhammad Bin Ali ismail Ash Shoshiy ulama mazhab Syafiyah, Kamis 7 Desember 2023.

Sekretaris Umum MUI Sulsel Prof Dr H Muammar Bakry mengungkapkan bahwa ia ini sangat terkenal dengan karya seperti Tafsir Kabir. “Beliau wafat tahun 1976 saat berumur 70an tahun. Gurunya termasuk  At Tabary, dan Ibnu Huzaemah. Adapun muridnya termasuk Al Hakim pengarang kitab Al Mustadraq,” ulasnya saat memasuki komleks pemakaman

Selain Abubakar Ash Shoshiy, lanjutnya, terdapat juga kuburan beberap murid-muridnya. Ia juga mendapatkan gelar al Kaffal (pembuat kunci) karena ayahnya adalah pembuat kunci.

Makam atau Mausoleum Qaffol Shoshiy dibangun dari batu bata yang dipanggang oleh arsitek Gʻulom Husayn pada abad ke-16 (1541—1542). Mausoleum ini lebih dikenal dengan nama Abu Bakr Muhammad ibn Ali Ismoil Qaffol ash Shoshiy.

Seluruh rombongan menyempatkan berdoa di samping makam para wali bagi masyarakat Tashkent. “Semoga kita dapat diberi keberkahan dari kehadiran kita di makam Abubakar Ash Shoshiy,” pungkas Imam Besar Masjid Al Markaz Al Islami Jend M Yusuf

Kehadiran Rombongan MUI Sulsel di sini merupakan salah satu lokasi studi banding Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional yang dipimpimn oleh Prof Dr Mustari Mustafa

 

Makam Qaffol Shoshiy tersebut berada dalam Kompleks Imam Hazrati dibangun di sekitar makam imam Abu Bakar Muhammad ibn Ali Ismoil ash-Qaffol Shoshiy. Makam dan monumen arsitektur di sekitarnya diberi nama setelah Hazrati Imam.

Awalnya madrasah Baroqxon, kemudian makam Qaffol Shoshiy dan pada tahun 1579. Makam Shayx Bobohoji (yang sudah tidak bertahan) dibangun atas dana Abdullah Khan II.

Pada pertengahan abad ke-19, namazgoh Tashkent (masjid Tilshayx), madrasah Moʻyi Muborak, dan masjid Juma (yang sudah tidak bertahan) dibangun di kompleks Hazrati Imam.

Pada awal abad ke-20, masjid Tillashayx direnovasi dan mendapat tampilan baru. Eshon Boboxon juga dimakamkan di sini. Kompleks Hazrati Imam menampung Administrasi Muslim Uzbekistan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.