Makassar,muisulsel.or.id – Ketua Umum MUI Sulsel Prof Dr KH Nadjamuddin Abd Safa Lc MA menyampaikan 6 poin jelang Pilkada 2024 saat Khutbah di Masjid Al Kautsar Citraland Tallasa City Makassar pada Jumat 15 Nopember 2024.
Dalam penyampaiannya Prof Nadjamuddin mengajak jamah untuk ikut berpartisipasi dan mensukseskan pilkada 2024 di Sulsel.
Lanjutnya umat Islam harus mengambil bagian dari proses pilkada ini dengan sebaik-baiknya. Ia juga berpesan agara jangan golput karena telah diharamkan oleh fatwa MUI.
Sekiranya nanti KPU sudah mengumumkan hasil Pilkada 2024 dan hasilnya menunjukan bahwa pilihan kita bukanlah kandidat yang memperoleh suara terbanyak, maka dalam ajaran Islam diperintahkan untuk taat dan membai’at kepada kandidat yang terpilih dan dilantik secara resmi.
Tugas memilih sudah kita laksanakan, kewajiban kita tinggal menaati pasangan yang sudah resmi dilantik, karena dalam ajaran islam, siapapun kandidat yang terpilih harus kita taati selama tidak memerintahkan kemaksiatan, kata Prof Nadjamuddin.
Dalam Riwayat lain mengatakan : Barang siapa yang mati dan dia memisahkan diri dari jama’ah, maka dia akan mati dalam keadaan mati jahiliah (HR. Bukhari dan Muslim)
Berikut 6 poin penting yang harus dikuti jelang Pilkada 2024.
1. Ikut memilih merupakan kewajiban sebagai warga negara, disamping sebagai tuntunan agama.
2. Sebagai umat Islam tidak boleh membiarkan satu masa atau satu waktu tanpa ada pemimpin.
3. Menaati seorang pemimpin atau penguasa wajib hukumnya selama bukan perintah melaksanakan kemaksiatan.
4. Sebagai umat Islam, manakala melihat seorang pemimpin atau penguasa melakukan sesuatu terhadapnya, maka hendaklah dia bersabar dan mendoakan semoga Allah SWT memberikan petunjuk dan hidayah kepadanya.
5. Seseorang yang memisahkan diri dari jama’at dan tidak menaati pemimpinya, apalagi menentang pemimpinya, maka Rasulullah saw mengancam dia akan mati dalam keadaan mati jahiliyah
6. Jadi marilah kita ikut memilih dan memberikan suara kepada siapa yang kita anggap paling baik setelah istikharah dan meminta petunjuk dari Allah Swt.
Irfan Suba Raya
