Makassar, muisulsel.or.id – Yang diterima Allah dari Hamba-hambanya adalah yang landasan pelaksanaan ibadah karena berlandaskan iman dan takwa kepada Allah swt. Qurban yang disyariatkan oleh Nabi Ibrahim as kemudian dilanjutkan oleh Nabi Muhammad saw juga bertujuan mendapatkan ridho Allah swt serta untuk memperkokoh ketakwaan kepada Allah.
Pada prinsipnya seluruh ibadah yang diperintahkan kepada Allah bertujuan untuk mencapai takwa kepada Allah swt, dan ketakwaan terpelihada dalam diri seseorang dan menjadi landasan hidup seseorang sekaligus tujuan beribah kepada Allah swt.
Dalam Alquran, Allah menegaskan tentang penyembelihan binatang qurban bahwa tidak akan sampai kepada Allah swt daging dari qurban itu, bukan hanya daging tetapi juga darahnya.
Penyembelihan qurban untuk memperkokoh kehidupan karena Amanah manusia hidup di dunia ini untuk beribadah dan tidak melakukan kerusakan baik secara prinsip dan social karena Takwa menjadi ukuran kemuliaan kepada Allah swt dimana yang paling memelihara ketakwaan kepada Allah menjadi dasar untuk selalu beribahda kepada Allah.
Ummat Islam diharapkan berlomba-lomba untuk meningkatkan ibadah dan selalu terdepan dalam melakukan kebaikan. Salah satu hal yang harus dipelihara adalah hubungan dengan sesame muslim meskipun ada perbedaan di kalangan umat, termasuk perbedaan memahami kandungan dari kitab suci Alquran, Hadits, Adat dan budaya.
Untuk jelasnya klik video di bawah ini
