Amran Sulaiman: Ulama dan Pemerintah Harus Bersama Menjaga Kepentingan Negara

Makassar, muisulsel.or.id — Menteri Pertanian RI H. Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kepentingan bangsa dan negara.

Hal itu disampaikan Amran saat menjadi pembicara pada Musyawarah Daerah (Musda) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan di Hotel Four Point Makassar, Sabtu (22/8/2026).

Dalam sambutannya, Amran menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang dihadapi bangsa tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama.

Ia juga menyinggung pentingnya keberanian pemerintah untuk turun langsung ke lapangan melihat berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Tidak pernah terjadi selama Republik ini berdiri, seorang presiden turun langsung ke lapangan dan ikut melihat persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Amran, keberanian turun ke lapangan menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Sebab, persoalan di lapangan terkadang berbeda dengan laporan yang diterima pemerintah.

Ia kemudian menceritakan pengalamannya ketika melakukan kunjungan dan pemeriksaan langsung terhadap kondisi di lapangan. Dalam situasi tertentu, pemerintah harus memastikan sendiri apa yang sebenarnya terjadi, termasuk ketika terdapat dugaan permainan atau praktik mafia yang merugikan masyarakat.

“Ini mafia yang menjalankan. Kami lihat, kami cek,” katanya.

Amran menegaskan bahwa pemerintah harus hadir untuk memastikan kepentingan masyarakat terlindungi. Ia juga mengingatkan bahwa kekayaan negara merupakan amanah yang harus dikelola untuk kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Amran turut menyampaikan apresiasi kepada MUI Sulsel yang dinilainya memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat.

Ia berharap ulama tidak hanya menjadi rujukan dalam persoalan keagamaan, tetapi juga ikut memberikan kontribusi terhadap pembangunan bangsa, menjaga persatuan, serta memberikan masukan kepada pemerintah.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu, kita tidak perlu melihat perbedaan. Yang kita perlukan adalah bagaimana menjaga negara dan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Amran juga menekankan bahwa pemerintah saat ini terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga persahabatan, persatuan dan kebersamaan demi kepentingan Indonesia.

“Yang kita tampilkan adalah negara Republik Indonesia, bangsa Indonesia. Bukan kepentingan pribadi,” tegasnya.

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.