Makassar, muisulsel.or.id — Keluarga menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun peradaban. Di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, penguatan keluarga dinilai perlu mendapat perhatian serius, terutama dalam menghadapi perubahan sosial dan derasnya arus informasi digital.
Gagasan tersebut menjadi salah satu pokok pikiran dalam buku “Membangun Peradaban dari Rumah: Perempuan Tangguh, Remaja Berakhlak, Keluarga Berdaya” karya Hj. Masnawati Mappasawang, S.H., M.Kn.
Buku ini mengangkat pentingnya keluarga sebagai ruang pertama dalam membentuk karakter, menanamkan nilai keimanan, serta membangun akhlak generasi muda.
Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa kehidupan modern menghadirkan berbagai tantangan bagi keluarga. Perubahan pola kehidupan sosial, perkembangan teknologi digital, serta derasnya arus informasi menuntut keluarga mampu beradaptasi tanpa kehilangan nilai-nilai dasar yang menjadi pegangan.
Penguatan keimanan dan akhlak menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian. Pendidikan dalam keluarga tidak hanya berkaitan dengan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepribadian anak sejak dari lingkungan terdekat, yakni rumah.

Buku ini juga menyoroti posisi perempuan dalam membangun keluarga yang kuat. Perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan keluarga yang mendukung tumbuhnya generasi berkarakter, berakhlak, dan memiliki ketahanan menghadapi perubahan zaman.
Selain perempuan, pembinaan remaja menjadi perhatian penting. Remaja merupakan kelompok yang sangat dekat dengan perkembangan teknologi dan media sosial sehingga membutuhkan pendampingan, pendidikan, serta penguatan nilai agar mampu menyikapi berbagai pengaruh secara bijak.
Karena itu, keluarga tidak hanya dipandang sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang pendidikan pertama bagi anak dan remaja.
Melalui buku ini, gagasan membangun peradaban ditempatkan mulai dari lingkungan paling dasar, yakni keluarga. Keluarga yang memiliki nilai, ketahanan, serta pola pendidikan yang baik diharapkan mampu melahirkan generasi yang berakhlak sekaligus memiliki kemampuan menghadapi tantangan kehidupan modern.
Pesan utama buku tersebut terangkum dalam gagasan bahwa perempuan yang tangguh, remaja yang berakhlak, dan keluarga yang berdaya merupakan bagian penting dalam membangun peradaban dari rumah.
Hj. Masnawati Mappasawang merupakan anggota Komisi Perempuan, Remaja, dan Keluarga (KPRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan.
Selain aktif dalam MUI Sulsel, Masnawati juga aktif sebagai Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan Tarbiyah Notaris Muslim Indonesia.
Selengkapnya simak file buku di bawah ini..
*Irfan Suba Raya*
