CATATAN PKU 2026: MUI Sulsel Dorong Calon Ulama Tinggalkan Jejak Digital melalui Tulisan dan Media

Muhammad Sulfaldi, SH (Peserta PKU MUI Sulsel 2026)

MAKASSAR, muisulsel.or.id  — Program Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan keilmuan dan fatwa, tetapi juga mendorong mereka mengambil peran dalam dakwah melalui tulisan dan media digital.

Hal tersebut disampaikan oleh Ust. Rizkayadi, S.Pd.I., M.Sc., dalam sesi PKU MUI Sulsel pada Ahad, 24 Safar 1448 H bertepatan dengan 9 Agustus 2026. Dalam pemaparannya, beliau mengajak para peserta untuk mulai memperkenalkan keahlian dan mengambil bagian dalam aktivitas MUI sesuai dengan kompetensi masing-masing.

Salah satu keahlian yang mendapat perhatian adalah kemampuan di bidang media, penulisan, editing video, wawancara, dan produksi konten. Menurut beliau, kemampuan tersebut perlu diarahkan untuk mendukung dakwah dan memperkenalkan kiprah ulama kepada masyarakat luas.

Tulisan sebagai Jejak dan Amal Jariyah

Beliau menekankan pentingnya membangun tradisi menulis serta menghadirkan karya di website dan media sosial. Tulisan yang bermanfaat dapat menjadi sarana memperluas jangkauan dakwah sekaligus membangun reputasi keilmuan seseorang.

Dalam sesi tersebut, beliau juga memperlihatkan contoh hasil pengembangan website MUI Sulsel dan bagaimana publikasi tulisan dapat membantu meningkatkan eksistensi dan pengenalan terhadap tokoh maupun aktivitas organisasi.

Peserta didorong untuk tidak hanya hadir dalam kegiatan, tetapi juga mendokumentasikan dan mengolahnya menjadi tulisan, foto, maupun video yang dapat dipublikasikan.

Lima Cara Memanfaatkan Media Sosial

Beliau juga membahas pentingnya memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan dakwah. Para peserta didorong untuk memiliki kemampuan memperkenalkan diri, aktivitas, keahlian, serta karya secara baik di ruang digital.

Bahkan, bagi peserta yang memiliki kemampuan bahasa Inggris, beliau membuka wawasan tentang peluang pengembangan diri melalui pendidikan dan jejaring internasional, termasuk peluang studi ke luar negeri.

“Nampak di digital” menjadi salah satu pesan penting yang ditekankan, bukan semata-mata untuk popularitas, tetapi agar ilmu dan karya yang bermanfaat dapat menjangkau lebih banyak orang.

Mengambil Bagian di MUI

Dalam sesi tersebut, peserta juga diajak untuk mengambil bagian dalam berbagai aktivitas MUI sesuai dengan keahlian yang dimiliki, termasuk kesiapan memberikan dukungan di bidang media.

Pesan tersebut dikaitkan dengan pentingnya meninggalkan amal yang terus memberikan manfaat. Selain anak saleh dan sedekah, ilmu dan karya yang bermanfaat dapat menjadi bagian dari jejak kebaikan yang terus dikenang.

Melalui materi ini, PKU MUI Sulsel mendorong calon ulama untuk tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan, tetapi juga mampu mengkomunikasikan ilmu melalui tulisan, media, dan teknologi.

Dengan demikian, kehadiran ulama di tengah masyarakat tidak hanya berlangsung secara langsung, tetapi juga dapat terus menjangkau umat melalui karya digital yang bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.