HIKMAH HALAQAH: Janji Allah Memberikan 2 Negara Adikuasa

Prof Dr KH Rusdi Khalid MA (Ketua Komisi Fatwa MUI Sulsel)

Makassar, muisulsel.or.id – Sampai sekarang pengeboman negara Israil belum berhenti di Gaza. Menurut Pemerintah kesehatan, sudah lebih 27.000 syuhadah yang meninggal di sana. PBB tak berdaya karena makin banyak yang meninggal sampai saat ini.

Warga Gaza saat ini makannya hanya satu kali sehari. Kita patut bersyukur karena kita disini dapat makan tiga kali sehari. Sangat luar biasa penderitaan mereka. Konvoi bantuan yang diberikan juga dicegat oleh para kaum zionis.

Blokade tersebut, mirip dengan kejadian di zaman nabi saat kota mekkah diblokade. Padahal negara Islam banyak di sekeliling Palestina, ada Yordania, Arab Saudi, dan Mesir, tetapi mereka tak berdaya membantu. Saat ini yang membantu ada Yaman, Libanon, dan Suriah.

Ketika para Sahabat berhasil menduduki kota Mekkah, Rasul menyampaikan bahwa Allah akan memberikan kepada kita dua negara adikuasa, Persia dan Bizantium. Kaum musyrikin pun mengatakan bahwa Nabi berbohong karena kedua itu adalah negara yang sangat luas wilayah kekuasaannya dan memiliki kekuatan yang sangat canggih pada masanya.

Hal tersebut sesuai dalam QS. Ali Imran: 26-27

قُلِ ٱللَّهُمَّ مَٰلِكَ ٱلْمُلْكِ تُؤْتِى ٱلْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ ٱلْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ ۖ بِيَدِكَ ٱلْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ

Artinya: Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Simak penjelasannya lebih dalam pada video dibawah ini:

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.