Gowa, muisulsel.or.id – Lembaga Pemeriksa Halal, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) Sulawesi Selatan terus memperluas jangkauan edukasi dan kemitraan lembaga. Kali ini, Direktur LPPOM Sulsel, Apt. Ahmad Juwaeni G, S.Farm.—akrab disapa Juned—melakukan kunjungan silaturahmi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Kabupaten Gowa, Jumat (12/12).
Rombongan LPPOM yang turut diikuti Manajer Informasi dan Promosi, Nur Abdal Patta serta tim media disambut langsung oleh Direktur RSUD Syekh Yusuf, dr. Gaffar T. Karim, DPDK, bersama jajarannya.
Dalam pertemuan tersebut, Juned memaparkan tujuan kunjungan, yaitu memperkenalkan LPPOM sekaligus menjajaki peluang kerja sama terkait sertifikasi halal dapur rumah sakit. Ia menekankan bahwa hingga kini belum ada rumah sakit di Sulawesi Selatan yang memiliki sertifikat halal untuk layanan dapurnya, padahal regulasi pemerintahitu sangat jelas.
“Secara gizi makanan rumah sakit sudah sangat terukur, tetapi aspek kehalalan prosesnya belum tentu sesuai syariat. Karena itu kami ingin bersilaturahmi sekaligus menawarkan pendampingan agar dapur RSUD Syekh Yusuf bisa memenuhi standar halal dan memperoleh sertifikasi halal,” jelas Juned.

Ia juga menambahkan bahwa LPPOM siap memberikan pendampingan teknis, termasuk berbagi sistem pengelolaan tim dapur agar seluruh prosesnya memenuhi standar halal. Menurutnya, hal ini penting agar pelayanan kesehatan juga menghadirkan ketenangan batin bagi pasien.
Mendengar pemaparan tersebut, dr. Gaffar menyambut positif peluang kolaborasi itu. Ia secara terbuka meminta agar LPPOM segera menindaklanjuti rencana kerja sama tersebut.
“Kami sangat mendukung dan meminta LPPOM mengirimkan draft kerja sama secepatnya. Kami ingin ini segera berjalan, bahkan kalau bisa bersamaan dengan launching program baru yang akan kami rilis dan dihadiri Bupati Gowa,” ujarnya.
Ia juga menginstruksikan agar bagian gizi dan dapur RS segera berkoordinasi dengan LPPOM, mengingat pemenuhan gizi pasien dikelola oleh pihak ketiga. “Sumber bahan pangan, khususnya yang kritis seperti daging ayam atau sapi, harus jelas dan sesuai standar syariat,” tambahnya.
Silaturahmi ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kedua pihak untuk mewujudkan dapur halal di RSUD Syekh Yusuf Gowa. Pendekatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju layanan rumah sakit yang lebih sehat, aman, dan menenteramkan bagi seluruh pasien.
Kontributor: Nur Abdal Patta
