Makassar,muisulsel.or.id – Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf mengapresiasi pelantikan tersebut. Ia menitipkan pesan agar para pengurus yang di lantik membawa berkah bagi seluruh masyarakat di Indonesia.
“Selamat atas pengurus yang di lantik semoga ini menjadi awal dari khidmah membawa manfaat berkah, bukan hanya NU tapi warga masyarakat lain seluruh dan bersama sama seluruh jajaran kepemimpinan NU seluruh Indonesia,” kata Gus Yahya dalam sambutannya.
Sumpah dan pelantikan pengurus PWNU Sulsel dilakukan oleh Katib Aam PBNU, KH Ahmad Said Asrori di Hotel Claro, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (28/10/2024).
Hadir menyaksikan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, Ketua PBNU, KH Abdullah Latopada, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, H Mas’ud Saleh, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, H Andi Sahibuddin dan Bendahara PBNU, H Nuruzzaman.
Dalam sambutannya, Ketua Tanfidziyyah PWNU Sulsel Prof Hamzah Harun Al Rasyid mengatakan, pelantikan adalah awal titik awal proses perjuangan mengawal agenda NU, baik skala nasional maupun skala lokal Sulsel lima tahun ke depan.

Pengurus yang segera dilantik sedang mengurai langkah pertama yang sangat menentukan PWNU ke depan.
Menurutnya, akan banyak hadangan dan rintangan dihadapi, tapi seberat apapun hadangan itu harus berpegang erat, bersatu dan bergerak bersama sebagai satu jamiah.
Prof KH Hamzah Harun menyampaikan, di periode keduanya ini telah membuat pokok-pokok pikiran yang menjadi pedoman pengurus.Diantaranya, Perkuat ideologi yakni ideologi ahlussunnah wal jamaah an nahdliyah, Reproduksi gagasan Islam, Penguatan dan Pemberdayaan ekonomi warga NU dan Membangun aliansi strategis.
Sementara Rais Syuriah PWNU Sulsel Dr KH Baharuddin AS mengatakan NU dan Muhammadyah adalah dua organisasi yang sama, yang membedakan hanyalah kulitnya saja . “Diibaratkan seperti HP yang casingnya beda tapi isinya sama, ” ungkapnya.
KH Baharuddin juga berharap pengurus PWNU Sulsel aktif dalam memberikan kontribusi untuk umat dan bangsa
Sambutan PJ Gubernur Sulsel mengajak NU untuk memperkuat generasi muda dengan melakukan pembinaan kepada anak didik untuk menjadi generasi emas yang bisa membangun Sulsel kedepannya.
Turut hadir PC NU se-Sulsel, Pengurus NU se-Sulsel Muslimat NU dan Fatayut NU..
Irfan Suba Raya
