MUI Sulsel Hadiri Closing Ceremony Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Makassar, muisulsel.or.id – Sekretaris Umum bersama sejumlah pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan menghadiri Closing Ceremony Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah oleh Bank Indonesia Perwakilan Sulsel bersama dengan Otoritas Jasa keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Barat.

Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah ini mengambil tema “Bersinergi Untuk Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Maju dan Berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Selatan” ini secara resmi ditutup oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan Wahyu Purnama, yang dihadiri oleh forkopimda Sulsel bersama Asisten 2 Ekonomi dan Pembangunan Masyarakat Provinsi yang mewakili Pj Gubernur.

Menurut Wahyu Purnama dalam pidato sambutannya, BI telah membantu mempercepat sertifikasi halal untuk beberapa rumah potong hewan (RPH) dan UMKM yang ada di Sulsel agar ekonomi dan keuangan syariahnya berjalan lebih cepat.

Ia mengatakan, satu hal yang sangat penting adalah bagaimana meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan literasi atau edukasi, sehingga masyarakat termasuk pengusaha UMKM itu semuanya paham akan pentingnya ekonomi syariah dan pentingnya produk halal.

“BI saat ini memfasilitasi percepatan ekosistem halal dengan mempercepat sertifikasi halal seperti untuk RPH halal, begitu juga untuk UMKM,” ujar Wahyu di sela-sela penutupan kegiatan Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah 2024, di hotel Claro Makassar, Selasa, 29 Oktober.

Wahyu Purnama menyebutkan hal tersebut mengingat pada Oktober 2026 mendatang, lanjutnya, kalau ada produk makanan dan minuman yang belum memiliki sertifikat halal, maka nanti akan dikenakan sanksi.

Sementara itu, Sekretaris Umum MUI Sulsel Prof Dr KH Muammar Bakry, dalam keterangannya menyampaikan akan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi terciptanya ekosistem ekonomi yang berkelanjutan dan berlandaskan prinsip syariah.

Dia mengatakan bahwa sinergi antara masyarakat pelaku usaha dan lembaga keuangan akan memperkuat literasi keuangan syariah di masyarakat.

“Peran aktif dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Kolaborasi dengan lembaga seperti Bank Indonesia dan OJK adalah merupakan langkah penting untuk memastikan sektor ini dapat berkembang dengan berkelanjutan,” ungkap Rektor kampus UIM saat memberikan narasinya.

Kegiatan ini pula dirangkai dengan penyerahan sertifikat halal untuk pelaku usaha UKM dan juga sertifikat juru sembelih halal secara simbolis oleh para pejabat yang hadir.

Kontributor: Nur Abdal Patta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.