MUI Hadiri Gelar Lebaran Yatim 1447 H BAZNAS Sulsel

Makassar, muisulsel.or.id- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel yang diwakili oleh Dr Nasrullah Sapa menghadiri acara Lebaran Yatim 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulsel di Pelataran Kantor BAZNAS Sulsel, Jalan Masjid Raya Makassar, Senin 7 Juli 2025.

Kegiatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Selatan ini kembali menghadirkan senyum kebahagiaan bagi anak-anak yatim dalam momentum Lebaran Yatim 1447 Hijriah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam merawat kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kasih sayang terhadap anak-anak yatim dan dhuafa. Sejumlah anak yatim piatu dari berbagai Panti Asuhan turut hadir dan menikmati suasana lebaran penuh kehangatan.

Acara Lebaran Yatim diawali dengan Peluncuran oleh Pimpinan Baznas RI KH.Achmad Sudrajat serta dilanjutkan dengan pemberian santunan, dan hadiah edukatif dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulsel kepada para anak yatim. Anak-anak tampak ceria, bersemangat, dan merasa dihargai sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam.

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Sulsel HM Khidri Alwi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lebaran Yatim adalah momentum tahunan yang ditujukan untuk menyambung kasih dan perhatian umat terhadap mereka yang kehilangan sosok orang tua sejak dini.

“Mereka bukan hanya penerima santunan, tetapi anak-anak masa depan yang harus dirangkul, dibimbing, dan disemangati. BAZNAS ingin hadir sebagai bagian dari keluarga besar mereka,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk KH. Achmad Sudrajat, Lc., MA, Koordinator Kesra Pemprov Sulsel, perwakilan Kemenag Sulsel, serta sejumlah pimpinan BAZNAS Kabupaten/Kota, yang ikut menyerahkan langsung santunan dan menyapa anak-anak dengan penuh kehangatan.

Waka II Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAZ) Sulsel Dr.KH.M.Ishaq Samad menyatakan momentum Lebaran Yatim ini sekaligus memperkuat dakwah sosial yang digerakkan oleh BAZNAS Sulsel, yaitu menjadikan zakat sebagai instrumen pembinaan jiwa, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan akhlak generasi muda yang lebih peduli, mandiri, dan berdaya.

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.