BUKU SAKU PRK: ‘Bukan Akhlak Islami’ Soroti Bahaya Bullying pada Anak dan Remaja

Makassar, muisulsel.or.id — Persoalan perundungan atau bullying pada anak dan remaja menjadi perhatian serius karena dapat memberikan dampak terhadap perkembangan psikologis, sosial, hingga spiritual. Fenomena tersebut menjadi salah satu persoalan yang diangkat dalam buku berjudul “Bukan Akhlak Islami: Mencegah Bullying pada Anak dan Remaja.”

Buku tersebut ditulis oleh pengurus Bidang dan Komisi Perempuan, Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Sulsel,Dr. Eka Damayanti, S.Psi., M.A. dan Dr. Yuspiani, M.Pd.

Kehadiran buku tersebut menawarkan perspektif keislaman dalam memahami sekaligus mencegah perilaku perundungan yang terjadi di lingkungan anak dan remaja.

Dalam keterangan pada sampul buku disebutkan, bullying merupakan persoalan serius yang dapat merusak perkembangan psikologis, sosial, dan spiritual anak serta remaja.

Dalam perspektif Islam, perilaku perundungan dinilai bertentangan dengan akhlak Islami. Tindakan tersebut dianggap melanggar prinsip kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, serta nilai persaudaraan yang menjadi bagian penting dalam ajaran Islam.

Buku ini juga menekankan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam mencegah dan menangani bullying. Orang tua, pendidik, tokoh agama, serta masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Pendekatan nilai-nilai Islam menjadi salah satu kekuatan utama yang ditawarkan dalam buku tersebut. Pendidikan akhlak tidak hanya diarahkan pada pembentukan karakter, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mencegah munculnya perilaku yang dapat merugikan dan menyakiti orang lain.

Pesan utama buku ini menegaskan bahwa tindakan merendahkan, menyakiti, mengucilkan, maupun melakukan kekerasan terhadap sesama bukan bagian dari akhlak Islami.

Karena itu, pencegahan bullying membutuhkan kesadaran bersama. Keluarga dan sekolah diharapkan mampu menjadi ruang yang aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, berinteraksi, serta mengembangkan karakter positif.

Melalui buku “Bukan Akhlak Islami”, pembaca diajak melihat persoalan bullying tidak sekadar sebagai masalah sosial, tetapi juga sebagai persoalan pendidikan karakter dan moral yang membutuhkan perhatian bersama.

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.