Noumena dan Fenomena dalam Perspektif Ramadhan: Antara Euforia Musiman dan Kesadaran Transendental

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ramadhan selalu hadir dengan wajah yang memikat. Jalan-jalan bersinar oleh lampu hias, masjid-masjid melimpah oleh jamaah, lantunan ayat dan doa memenuhi udara. Fenomena keagamaan tampak begitu hidup, begitu indah, begitu menggetarkan. Namun di balik segala yang terlihat itu, ada satu wilayah yang lebih sunyi dan lebih dalam, noumena…

Baca Selengkapnya

RAMADHAN & DELAYED GRATIFICATION: Menunda yang Sesaat, Memetik yang Abadi

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Kita hidup di zaman yang tak sabar. Segala sesuatu ingin serba cepat, pesan dibalas seketika, keinginan dipenuhi segera, kesenangan tak boleh tertunda. Dunia mengajarkan kita untuk berkata, “Sekarang juga.” Namun Ramadhan datang dengan satu kalimat sunyi yang menantang arus itu: “Tahan.” Yakni tahan lapar, tahan haus, tahan amarah,…

Baca Selengkapnya

Ramadan: Madrasah Peradaban dari Ruang Keluarga

Fatmawati Hilal (Anggota Komisi Prempuan,Remaja dan Keluarga (KPRK) MUI Sulsel) Makassar, muisulsel.or.id – Setiap Ramadan hadir, ia tidak sekadar membawa perubahan suasana, tetapi menghadirkan undangan untuk mengubah makna hidup kita. Bulan Ramadan sering disambut dengan gegap gempita ibadah—masjid yang lebih ramai, tilawah yang lebih intens, doa yang lebih panjang dan khusyuk. Namun sesungguhnya, Ramadan bukan…

Baca Selengkapnya

Manipulative Behavior: Ketika Kebaikan Dijadikan Topeng, dan Kebenaran Dipelintir oleh Kepentingan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada manusia yang tersenyum, tetapi senyumnya adalah strategi.Ada yang memuji, tetapi pujiannya adalah jaring.Ada yang berbicara tentang kebenaran, tetapi diam-diam ia sedang menenun kepentingan. Manipulasi tidak selalu hadir dengan suara keras. Ia sering datang dengan bahasa halus, retorika indah, bahkan simbol kesalehan. Ia bukan sekadar kebohongan terang-terangan, tetapi…

Baca Selengkapnya

Ramadan & Logical Fallacy: Revolusi Akal dan Hati di Bulan Pencerahan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada manusia yang rajin beribadah, tetapi cara berpikirnya masih penuh prasangka. Ada yang tekun berpuasa, tetapi lisannya tetap gemar menyimpulkan tanpa data. Ada yang khusyuk tarawih, namun mudah terjebak pada kabar yang belum tentu benar. Di sinilah kita perlu bertanya dengan jujur, apakah Ramadhan hanya melatih lapar dan…

Baca Selengkapnya

Fikih Ibadah Tanpa Fikih Bernegara: Jalan Sunyi Menuju Fragmentasi

Fatmawati Hilal (Pengurus KPRK MUI Sulsel dan Guru Besar Fikih Siyasah UIN Alauddin Makassar ) Makassar,muisulsel.or.is – Diskursus penetapan awal Ramadan kembali mengemuka di ruang publik umat Islam. Memasuki Ramadan 1447 H, dinamika yang muncul bahkan terasa lebih kompleks. Perbedaan tidak hanya terjadi antara metode hisab dan rukyat, tetapi juga pada pengembangan metodologi baru yang…

Baca Selengkapnya

Penentuan Awal Ramadan Menurut Pendapat Empat Imam Mazhab

Oleh : Dr.KH.Syamsul Bahri Abd. Hamid, Lc., M.A (Dosen Bahasa dan Sastra Arab UNHAS,Dekan FAI Universitas Cokroaminoto Makassar,Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sulsel dan Pengurus DPP IMMIM Pusat) (Opini Dakwah Digital 43– Seri Fikih Ibadah & Kedewasaan Umat) Makassar, muisulsel.or.id – Setiap tahun umat Islam menyambut datangnya bulan Ramadhan dengan penuh harap dan doa. Namun hampir…

Baca Selengkapnya

Genuine Forgiveness: Marhaban Ya Ramadhan, Revolusi Hati dan Pemurnian Jiwa

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada banyak orang memasuki Ramadhan dengan tubuh yang lapar, tetapi hati yang masih penuh dendam. Ada yang menahan haus sejak fajar, namun belum mampu menahan amarah yang disimpan bertahun-tahun. Kita rajin meminta maaf di lisan, tetapi enggan membebaskan di batin. Di sinilah pertanyaan itu muncul, apakah puasa hanya…

Baca Selengkapnya

Generalized Anxiety Disorder: Cemas Tanpa Wajah, Takut Tanpa Alasan yang Jelas

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada orang yang tidak sedang menghadapi bahaya apa pun, namun jantungnya berdebar seolah dunia runtuh. Ia tidak kehilangan apa-apa, tetapi merasa seakan akan kehilangan segalanya. Ia hidup, bekerja, berinteraksi seperti biasa, namun di dalam dirinya, kegelisahan berjalan tanpa jeda. Inilah yang dalam psikologi disebut *Generalized Anxiety Disorder (GAD)*…

Baca Selengkapnya

Paranoia Konjugal & Othello Syndrome: Ketika Keyakinan Salah Terasa Lebih Nyata dari Fakta

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Cinta seharusnya menghadirkan ketenangan. Tetapi ada cinta yang justru melahirkan kecemasan. Ada hubungan yang awalnya hangat, perlahan berubah menjadi ruang interogasi. Pesan singkat menjadi sumber curiga. Keterlambatan kecil menjadi bukti yang dibesar-besarkan. Senyum kepada orang lain terasa seperti ancaman. Di titik inilah kita berbicara tentang *paranoia konjugal,* atau…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.