MAKASSAR – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengedukasi generasi muda. Pada hari Sabtu, 12 September 2026, LPPOM sukses menyelenggarakan babak penyisihan regional Gen Halal Championship (GHC) 2026. Acara bergengsi yang mewadahi kecerdasan pelajar ini dipusatkan di MAN 1 Makassar, yang berlokasi di Jl. Talasalapang No. 46, Kota Makassar.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 hingga pukul 12.00 WITA ini diawali dengan penuh antusiasme. Rangkaian acara dibuka langsung oleh moderator dan dilanjutkan dengan sesi sambutan dari tokoh-tokoh penting yang hadir. Tuan rumah acara, yakni Kepala Sekolah MAN 1 Makassar, Bapak Sofyan Jukni, S.Ag., memberikan sambutan hangatnya untuk menyambut para peserta.
Selanjutnya, Direktur LPPOM Sulawesi Selatan, Bapak Apt. Achmad Juwaeni G, S.Farm., turut memberikan sambutan yang memberikan motivasi sekaligus menekankan pentingnya peran generasi muda dalam ekosistem halal. Arahan dan pandangan dari tingkat pusat juga diberikan melalui sambutan Direktur Comercial & Partnership LPPOM, Bapak Dr. Ir. Muslich, M.Si.
Babak penyisihan untuk wilayah Sulawesi Selatan ini diselenggarakan dengan sistem hibrida (gabungan antara luring dan daring). Untuk menjaga kelancaran dan pengawasan, peserta yang berdomisili di wilayah Kota Makassar dan Kabupaten Gowa diwajibkan mengikuti ujian secara langsung atau offline di ruang kelas dan lapangan MAN 1 Makassar. Sementara itu, para peserta dari luar daerah di Provinsi Sulawesi Selatan—seperti Kabupaten Pangkep, Pinrang, Soppeng, Takalar, hingga Bulukumba—mengikuti ujian secara daring (online) dari domisili masing-masing.
Antusiasme peserta sangat terlihat dari beragamnya asal sekolah yang berkompetisi di ruang-ruang ujian. Acara ini diramaikan oleh siswa-siswi berprestasi dari berbagai sekolah unggulan tingkat SMA/SMK/MA dan Pesantren sederajat. Beberapa di antaranya berasal dari MAN Insan Cendekia Gowa, MAN 2 Kota Makassar, SMAIT Wahdah Islamiyah Makassar, SMAIT Darul Fikri Makassar, hingga SMAIT Al-Biruni Mandiri.
Gen Halal Championship 2026 bukan sekadar kompetisi biasa, melainkan ruang untuk belajar, berkarya, dan menginspirasi. LPPOM merancang kegiatan ini dengan tujuan mulia, yakni meningkatkan literasi halal di kalangan pelajar, menumbuhkan minat terhadap industri halal, serta mendorong inovasi. Puncaknya, kegiatan ini diharapkan dapat menjadikan para peserta sebagai duta halal yang membawa pengaruh positif di lingkungan sekolah mereka.
Sebelum ujian utama berbasis sistem komputer dimulai pada pukul 08.10 WITA, panitia memastikan kesiapan psikologis dan teknis para peserta. Kegiatan pagi diselingi dengan sesi kuis, games ringan, serta foto bersama. Panitia juga membacakan pedoman pengarahan dan melakukan uji kecepatan internet (speedtest) di bawah pengawasan ketat pengawas ruangan.
Integritas dan kejujuran menjadi nilai utama yang ditekankan oleh LPPOM dalam kompetisi ini. Bagi peserta offline, ujian murni dilakukan menggunakan perangkat laptop tanpa bantuan buku catatan. Hal serupa juga diterapkan bagi peserta online yang diawasi ketat melalui platform Zoom. Peserta online wajib menyalakan kamera ponsel pintar (HP) yang diletakkan di sisi kiri atau kanan mereka, sehingga layar laptop dan aktivitas pengerjaan dapat terlihat jelas oleh panitia. Seluruh peserta dilarang keras melakukan kecurangan, termasuk menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) ataupun membuka tab aplikasi lain selama ujian berlangsung.
Materi yang diujikan dalam Gen Halal Championship 2026 sangat komprehensif, mencakup soal-soal seputar gaya hidup halal, fatwa MUI terkait kehalalan, pengetahuan agama Islam, hingga mata pelajaran umum seperti Matematika, IPA, IPS, dan Bahasa Indonesia.
Setelah babak penyisihan ini, pengumuman hasil akan dilaksanakan pada 03 Oktober 2026. Sebanyak 300 peserta terbaik secara nasional akan melaju ke babak Semifinal pada 10 Oktober 2026. Pada akhirnya, 30 peserta terbaik akan bertarung di Grand Final yang dijadwalkan berlangsung pada 06-08 November 2026 secara gratis dengan fasilitas penuh di Bogor, Jawa Barat.
Para peserta akan memperebutkan hadiah dana pendidikan yang sangat fantastis. Juara 1 akan membawa pulang Rp 10.000.000, disusul Juara 2 sebesar Rp 7.500.000, dan Juara 3 mendapatkan Rp 5.000.000, yang kesemuanya dilengkapi dengan piala, medali, serta sertifikat penghargaan. LPPOM MUI Sulawesi Selatan berharap kompetisi ini melahirkan generasi perintis industri halal yang tangguh dan berprestasi di tingkat nasional.
Kontributor: Fauzan Al Bash
