Di MUI Sidrap, PRK Dorong Keaktifan Komisi Perempuan

Sidrap, muisulsel.or.id – Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga (PRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel mendorong keaktifan PRK MUI Kabupaten Sidrap.

PRK yang hadir dalam agenda Konsolidasi dan Silaturahmi ini diterima langsung oleh pengurus harian MUI Sidrap di Ruang Perpustakaan Masjid Agung Sidrap pada Sabtu (18/11/2023) .

“Disini suda ada PRK tapi jarang aktif dan kurang terlibat di kepengurusan MUI,” kata pengurus MUI Sidrap KH Syamsuddin.

Konsolidasi dihadiri Pengurus PRK MUI Sulsel Dr Indo Santalia MA, Hj Masnawati Mappasawang SH M Kn, Dr Hj Syarifah Raehana MA dan Prof Dr Hj Halimah Basri M Ag.

Hj Masnawati Mappasawang SH M Kn dalam penyampaiannya berharap PRK MUI Sidrap segera aktif untuk merespon isu-isu perempuan, remaja dan anak.

Hj Masnawati yang juga merupakan Ketua Bidang Diklat dan Tarbiyah Notaris Muslim Indonesia ini mengusulkan agar pengurus PRK harus dihuni oleh orang-orang yang aktif dan punyak waktu luang untuk mengurus umat.

Terkait dengan kasus prostitusi dan caffe remang-remang di Kabupaten Sidrap Hj Misnawati mengaku sangat prihatin.

“Bayangkan kalau anak muda dan remaja kita terlibat dalam prostitusi, maka pasti akan rusak generasi kita. Mereka adalah aset kita dan calon pemimpin masa depan,jika ini dibiarkan maka akan terjadi kerusakan, ” katanya yang juga sebagai ketua panitia konsolidasi.

Ketua komisi PRK MUI Sulsel Dr Indo Santalia MA memberikan sambutan dan arahan tentang tugas dan fungsi PRK.Ia memaparkan program kerja PRK MU Sulsel. Ia juga menegaskan perlunya program edukasi tentang keluarga dan remaja.

Ia mengungkap, bahwa permasalahan yang dialami oleh anak-anak dan perempuan di Sulsel memerlukan perhatian serius dari semua pihak. Santalia membeberkan sejumlah kasus yang membelit anak, remaja dan orang tua sangat mengkhawatirkan.

Kasus-kasus tersebut antara lain, ada kasus orang tua buang anak, kekerasan seksual di lembaga pendidikan, kasus dua saudara kandung yang indekos bersama dan terlibat asmara bak suami istri, hingga perzinahan yang dipicu oleh aplikasi di media sosial.

Oleh karena itu, Santalia mengajak pengurus MUI Sidrap untuk intens melakukan penanganan kasus bersama-sama dengan pihak terkait. Tak kalah pentingnya adalah pengawasan dan keterlibatan para orang tua dan keluarga.

“Kami sangat berharap kita semua bisa melakukan sinergi. Ada beberapa program kerja yang bisa dikerjasamakan seperti konsultasi keluarga sakinah dan pelatihan muballighah perempuan, remaja dan keluarga,” katanya.

“Di Sidrap masi banyak kasus perjudian, sabung ayam dan narkoba bahkan kasus penipuan via telepon, ” kita berharap MUI terus aktif melakukan dakwah dan bimbingan.

Turut hadir ketua Umum MUI Kabupaten Sidrap Dr KH Aminuddin Mamma M Ag. Dalam sambutannya Ia merasa gembira dapat bertemu dengan PRK MUI Sulsel.

KH Aminuddin juga mengatakan peran perempuan sangat dibutuhkan dalam dakwah terutama bagi remaja dan keluarga. Dalam Alquran perempuan lebih banyak disebutkan ketimbang laki-laki bahkan ada yang khusus tentang perempuan yaitu Surah An-Nisa, ” katanya.

Turut hadir sejumlah pengurus harian MUI Kabupaten Sidrap dan PRK Kabupaten Pinrang.

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.