Ganas Annar MUI Sulsel Perkuat Kolaborasi Lintas Elemen Menuju Sulsel Bebas Narkoba

Makassar, muisulsel.or.id — Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas Annar) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar seminar nasional bertema “Kolaborasi Lintas Elemen Mewujudkan Sulsel Bebas Narkoba”, Jumat (21/8/2026).

Seminar tersebut berlangsung di Swiss-Belinn Hotel Panakkukang, Makassar, dan diikuti berbagai elemen masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, MUI, aparat penegak hukum, tokoh agama, serta masyarakat dalam menghadapi ancaman narkoba.

Wakili Ketua Umum MUI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Mustari Bosra, MA, dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan seminar tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Ia berharap keterlibatan berbagai unsur, terutama elemen agama, dapat semakin diperkuat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Sulawesi Selatan.

“Diharapkan seluruh elemen masyarakat, terutama elemen agama, bisa berkontribusi untuk memberantas narkoba, terutama di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Prof. Mustari juga berharap peserta seminar tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun gerakan bersama melawan narkoba.

Menurutnya, solidaritas antara pemerintah, MUI, tokoh agama, aparat, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar upaya pemberantasan narkoba dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan.

Ia menegaskan, narkoba merupakan ancaman serius karena penyalahgunaannya telah menyasar kalangan anak muda yang merupakan generasi penerus bangsa.

“Narkoba ini sangat berbahaya, terutama karena sudah menyasar kalangan anak-anak muda yang menjadi generasi penerus,” tegasnya.

Seminar tersebut kemudian dibuka langsung oleh Ketua Ganas Annar MUI Pusat, KH. Noor Sidharta. Ia mengapresiasi pelaksanaan seminar nasional tersebut dan menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat peran MUI dalam gerakan pemberantasan narkoba.

KH. Noor Sidharta mengatakan, MUI bersama seluruh lintas elemen dan pemerintah perlu terus memperkuat kolaborasi untuk mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkoba.

Ia juga menyampaikan bahwa MUI Pusat telah mengeluarkan sejumlah fatwa terkait narkoba dan bahayanya bagi kehidupan masyarakat.

Karena itu, ia berharap seminar nasional tersebut tidak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi mampu melahirkan masukan, gagasan, dan usulan baru yang dapat diterapkan dalam upaya pemberantasan narkoba di Sulawesi Selatan.

“Semoga seminar ini dapat memberikan masukan dan pengusulan-pengusulan baru, terutama untuk pemberantasan narkoba di Sulawesi Selatan,” harapnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber. Materi disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. dr. H. Ishaq Iskandar, M.Kes, serta Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Sulawesi Selatan Kombes Pol. Sugeng Sudarso, S.I.K., S.H., M.M.

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.