Ketum MUI Makassar Himbau Pengurus untuk Lebih Menghargai Waktu

Makassar,muisulsel.or.id – Ketua Umum MUI Kota Makassar, Syech Dr. H. Baharuddin, HS pada sambutannya mengajak kepada seluruh pengurus MUI untuk lebih menghargai waktu yang ditetapkan sebagai yang dianjurkan Islam dalam Alquran Surah Al Ashr tentang waktu.

“Sebagai pelayanan umat marilah kita lebih menghargai waktu dan memberikan contoh yang baik di tengah masyarakat,” pesan KH Baharuddin.

Mengenai masalah internal organisasi ia juga menghimbau kepada pengurus untuk tidak mempublikasikan ke media .Apalagi masalah yang belum jelas pembahasannya.

Lebih lanjut ia berharap, raker menjadi wadah evaluasi program kerja sekaligus merancang dan meningkatkan kreativitas pengurus MUI Kota Makassar.

Ia juga mengimbau seluruh pengurus agar pengurus MUI Makassar untuk fokus menjalankan program masing-masing menjelang akhir tahun,juga berharap kegiatan MUI tahun ini bisa dijalankan secara aktif hingga tingkat kecamatan.

“Saya berharap semua pengurus saling mendukung dan bekerja sama, serta menjadi teladan yang baik, khususnya di lingkungan internal MUI,” pesannya dalam sambutannya pada Rapat Kerja (Raker) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Makassar di Hotel Marina Jln Andalas Makassar,Senin 21 Juli 2025.

Sementara itu Dewan Pembina MUI Kota Makassar Dr KH Amirullah Amrih ikut mendorong pengadaan buku di perpustakaan.

“Di kantor kita sudah punya studio dan tempat olaraga tenis.Kita maunya diisi juga dengan buku-buku bacaan sehingga bisa memperkaya wawasan keulamaan”,pesannya.

Selain itu KH Amirullah Amri yang juga merupakan Ketua Komisi Dakwah MUI Sulsel mendorong pengurus MUI Makassar untuk memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan untuk difungsikan sebagi media dakwah, seperti studio dan perlengkapan alat yang ada.

Selaku sekertaris umum MUI Sulsel Prof Muammar Bakry dalam arahannya mengatakan kehadiran dakwah digital sangat diharapkan masyarakat yang membutuhkan pencerahan.

Prof Muammar melanjutkan dakwah digital sangat diharapkan menyentuh umat bahkan bisa dilihat puluhan hingga ratusan tahun kedepan.

Lebih lanjut Prof Muammar mencontohkan MUI Sulsel yang aktif mengudara lewat website maupun media sosial dan berhasil menyentuh ratusan ribu peserta.

Raker diikuti seluruh pengurus harian, komisi-komisi, KDK, serta pengurus MUI tingkat kecamatan.

Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Kesbangpol Kota Makassar, Dr. Hari, dalam sambutannya menyebut peran MUI sangat penting dan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun kehidupan sosial masyarakat.

Ia juga mengingatkan pentingnya amar ma’ruf nahi mungkar dan aktualisasi ulama dalam mendukung pembangunan kota Makassar sangat diharapkan.

Rapat kerja ini dipimpin langsung oleh Dr. KH. Abd. Muthalib Abdullah dan didampingi Sekretaris Umum, Dr. KH. Syahrir Langko.

Turut hadir Dr KH Syamsul Bahri Abd Hamid (Sekertaris Komisi Fatwa MUI Sulsel) dan Dr KH Yusri Arsyad ( Komisi Fatwa MUI Sulsel).

 

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.