Ketum MUI Sulsel Khutbah di Polsek Manggala, Ulas Perkataan Ibnu Abbas RA

Makassar, muisulsel.or.id – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Prof Dr KH Nadjamuddin Abd Safa Lc MA menyampaikan khutbah di Masjid Al-Amaan Polsek Manggala Makassar pada Jumat 26 Juli 2024.

Dalam penyampaiannya Prof Nadjamuddin menyampaikan 3 hal ketika Ibnu Abbas dan Imam Ali Bin Abu Thalib RA ditanya oleh sala seorang sahabat.

“Abdullah bin Abbas radhiyallah ‘anhuma merupakan seorang sahabat Nabi Muhammad saw, dan merupakan anak dari Abbas bin Abdul Muththalib, paman dari Rasulullah Muhammad saw. Ia juga dikenal dengan nama lain yaitu Ibnu Abbas.

Dalam sebuah riwayat Ibnu Abbas RA pernah ditanya tentang hari, bulan, dan perbuatan yang paling baik. Kemudian, Ibnu Abbas menjawab:

خير الايام يوم الجمعة، وخير الشهور شهر رمضان، وخير الاعمال الصلوات الخمس لوقتها “Khairul Ayyami yaumul jum’ati, wa khairusy Syuhuuri syahru ramadhaana, wa khairul a’maalish shalawaatul khamsu liwaqtihaa.

Perkataan Ibnu Abbas tersebut menegaskan bahwa hari yang paling baik adalah hari Jumat. Karena, Jumat adalah hari utama yang dianugerahkan Allah untuk umat Nabi Muhammad saw.

Sedangkan bulan yang paling baik adalah Ramadhan. Karena, pada bulan inilah Alquran diturunkan, ada puasa wajib, dan turunnya Lailatul Qadar.

Kemudian, amalan yang paling baik yang ketiga adalah menjalankan sholat fardhu tepat pada waktunya. Karena, sholat itu merupakan pintu-pintu amal. Jika sholat dilaksanakan, maka terbukalah segala amal. Jika tertutup, maka tertutup juga.

Tiga hari setelahnya kematian Ibnu Abbas RA sampailah berita kepada Ali bin Abi Thalib RA tentang jawaban Ibnu Abbas tersebut.

Kemudian, Sayyidina Ali berkata, “Jika para ulama, hukama’, dan fuqaha’ dari ujung Barat hingga Timur ditanyakan tiga hal tersebut, pasti mereka akan menjawab seperti jawaban Ibnu Abbas. Hanya saja aku akan berkata untuk bahwa amalan yang paling baik adalah amalan yang diterima Allah swt”

Sedangkan bulan yang paling baik, menurut Ali, bulan yang di dalamnya engkau bertobat kepada Allah swt dengan taubat nasuha. Kemudian, hari yang paling baik adalah hari saat engkau pergi meninggalkan dunia dan kembali kepada Allah swt dalam keadaan beriman.

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.