Pengurus Seni Budaya MUI Lulus Program Penguatan Fatwa di Darul Ifta’ Mesir

Makassar, muisulsel.or.id – Pengurus Komisi Pembinaan Seni Budaya Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel H. Firdaus Dahlan Lc.,M.Si lulus beasiswa Non Degree Penguatan Pengambilan Fatwa di Darul Ifta’ Mesir.

Beasiswa ini merupakan program Kementerian Agama Republik Indonesia bekerja sama dengan LPDP mengimplementasikan program yang sangat inspiratif yaitu Beasiswa Non Degree Penguatan Pengambilan Fatwa di Darul Ifta’ Mesir,

H Firdaus Dahlan mengikuti Acara Pre-Departure dilaksanakan selama tiga hari, 07 sampai 09 Februari 2024 di Swiss-Bellhotel Airport Jakarta. Pre-Departure dihadiri Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf yang sekaligus plt. Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Prof. Dr. KH. Waryono Abdul Ghofur, M.Ag., Kasubdit Pendidikan Diniyah dan Ma’had Ali sekaligus penanggungjawab Program Dr. KH. Mahrus El-Mawa, M.Ag. serta pejabat lain dari kemenag RI.

Dalam sambutannya, Prof. Waryono mengungkapkan bahwa ini merupakan program penguatan, karena pesertanya adalah 50 orang terdiri dari para kiai, Gus, Bu Nyai dan Ning pesantren yang tentunya modal dasar dalam pengambilan fatwa telah dikuasai, sehingga di Darul Ifta’ justru tidak hanya belajar akan tetapi dipersilahkan presentasi mengenalkan karya ulama Nusantara atau bahkan membuat karya-karya akademik dalam bahasa Arab. Pernyataan tersebut sejalan dengan yang dipaparkan oleh Dr. Mahrus bahwa di antara persyaratan peserta di samping harus utusan pesantren juga wajib menguasai Bahasa Arab, hampir dipastikan bahwa yang tidak bisa berbahasa Arab maka tidak akan lolos program, ungkapnya.

Pre-Departure ini di samping membicarakan orientasi program, teknis pemberangkatan, informasi kondisi dan budaya terkini Mesir (yang disampaikan langsung oleh perwakilan Kedutaan Mesir sebagai narasumber), informasi pembiayaan, juga sekaligus pelepasan secara resmi para peserta.

Gus Anis (panggilan akrab Dr. KH. Anis Masduqi, LC., MA) yang didaulat sebagai “Kepala Suku” mewakili seluruh peserta menyampaikan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada kementrian agama, LPDP, Darul Ifta’ serta seluruh pihak terkait atas program beasiswa ini. Semoga amanah akademik yang diberikan benar-benar dapat dijalankan maksimal. Sambil memimpin “upacara” perkenalan antar-peserta Gus Anis sempat berkelakar agar motivasi utama program ini tetap belajar dan berkarya, adapun motivasi lain di luar program yang tentunya makruh diekspose dalam berita ini nanti akan diselesaikan secara “adat”.

Acara Pre-departure ditutup dengan doa yang secara yang dipimpin oleh Gus Fadl atau KH. Fadlullah dari pondok pesantren APIK Kaliwungu Kendal.

Irfan Suba Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.