BUKU SAKU PRK: ‘Gadget: Sahabat atau Musuh Anak?’ Soroti Tantangan Pengasuhan di Era Digital

Makassar, muisulsel.or.id — Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam kehidupan keluarga, khususnya dalam pola asuh dan interaksi antara orang tua dengan anak.

Persoalan tersebut menjadi perhatian dalam sebuah buku berjudul Gadget: Sahabat atau Musuh Anak? karya Dr. Hj. Mardyawati, S.Ag., M.Ag (Pengurus Komis Perempuan dan Remaja dan Keluarga MUI Sulsel).

Buku tersebut mengangkat fenomena penggunaan gadget di kalangan anak yang semakin tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kehadiran perangkat digital di satu sisi memberikan berbagai kemudahan, tetapi di sisi lain dapat menghadirkan tantangan bagi perkembangan karakter dan ketahanan keluarga apabila penggunaannya tidak dikendalikan.

Dalam uraian pada bagian belakang buku disebutkan bahwa masyarakat saat ini hidup di era disrupsi digital yang membawa perubahan radikal dalam pola asuh, interaksi sosial, dan gaya hidup.

“Isu penggunaan gadget yang tidak terkendali pada anak-anak serta ancaman terhadap ketahanan keluarga bukan lagi sekadar masalah teknis, melainkan isu fundamental bagi umat,” demikian tertulis dalam buku tersebut.

Buku ini juga menyoroti berbagai tantangan yang muncul akibat perkembangan ruang digital. Paparan konten negatif, degradasi moral di ruang siber, hingga ancaman terhadap kesehatan mental disebut sebagai persoalan nyata yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Menurut penulis, berbagai tantangan tersebut berpotensi menggerus fitrah generasi muda apabila tidak disikapi dengan panduan iman dan ilmu yang tepat.

Karena itu, persoalan gadget tidak cukup dilihat hanya dari sisi teknologi. Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan, pengawasan, sekaligus membangun kesadaran anak agar mampu menggunakan teknologi secara bijak.

Melalui buku Gadget: Sahabat atau Musuh Anak?, pembaca diajak melihat kembali posisi gadget dalam kehidupan anak. Apakah perangkat digital tersebut menjadi sahabat yang mendukung tumbuh kembang anak atau justru berubah menjadi ancaman ketika penggunaannya tanpa batas dan tanpa pendampingan.

Buku ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan pengasuhan di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.
Selengkapnya simak file buku di bawah ini…

*Irfan Suba Raya*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.