Makassar, muisulsel.or.id — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Prof. Dr. KH. Najamuddin, menerima penghargaan dan apresiasi dari Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi MUI Sulsel dalam pembinaan keagamaan, penguatan ukhuwah, serta menjaga kerukunan umat di Sulawesi Selatan.
Prof. Najamuddin menerima penghargaan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pimpinan lintas institusi.
Penghargaan diberikan dalam Malam Ramah Tamah Kenegaraan di Pelataran Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Senin (17/8/2026) malam.
Penghargaan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap berbagai pihak yang dinilai ikut berkontribusi menciptakan Sulawesi Selatan yang aman, harmonis dan kondusif.
Bagi MUI Sulsel, penghargaan tersebut bukan sekadar seremoni. Ada tanggung jawab yang lebih besar untuk terus hadir menjawab berbagai persoalan umat di tengah perubahan zaman.
Prof. Najamuddin mengatakan, MUI Sulsel akan terus mengambil posisi sebagai mitra pemerintah sekaligus pelayan umat.
Menurutnya, sinergi antara ulama dan pemerintah diperlukan untuk menjaga kehidupan sosial masyarakat agar tetap harmonis dan penuh dengan nilai-nilai keagamaan.

“MUI sebagai mitra pemerintah dan pelayan umat akan terus memberikan kontribusi kepada pemerintah, khususnya dalam melakukan pengawalan serta menghadirkan dakwah yang memberikan manfaat bagi umat di Sulawesi Selatan,” ujar Prof. Najamuddin.
Ia menegaskan, peran ulama tidak boleh hanya berhenti di mimbar dakwah. Ulama juga memiliki tanggung jawab untuk ikut memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.
Mulai dari persoalan kerukunan, pendidikan, ekonomi umat hingga tantangan generasi muda, dinilai membutuhkan perhatian bersama antara pemerintah, ulama dan masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, penghargaan tersebut bukan hanya bentuk apresiasi atas kerja berbagai pihak.
“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi juga ungkapan terima kasih atas kerja bersama dalam menghadirkan kemajuan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Andi Sudirman menyebut, sinergi pemerintah bersama berbagai pihak telah mencakup sejumlah sektor strategis pembangunan Sulawesi Selatan.
Di antaranya pengawalan pembangunan infrastruktur melalui Multi Years Project (MYP) 2025-2027 serta upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Sulsel.
Kolaborasi juga mencakup penyelamatan dan pengamanan aset daerah, penguatan keamanan dan ketertiban, ketahanan pangan serta pembangunan sektor pertanian.
*Irfan Suba Raya*
