GURU BUKAN ROBOT KURIKULUM: Mereka Butuh Ruang untuk Menjadi Manusia

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Dalam arus panjang sejarah manusia, guru adalah mata air yang tak pernah kering meski zaman berkali-kali berubah wajah. Mereka bukan gigi-gigi mesin yang bekerja tanpa rasa, tetapi cahaya yang memantul dari langit, merambat pelan ke hati-hati yang masih muda , yakni anak-anak bangsa yang sedang mencari dirinya. Guru…

Baca Selengkapnya

TIGA MARTABAT MANUSIA: Diamnya Lisan, Jernihnya Hati, dan Ringannya Memberi

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada sebuah untaian hikmah dalam khazanah Islam yang mengetuk pintu hati siapa pun yang membacanya. Kata-katanya sederhana, tetapi memuat kedalaman perjalanan batin manusia: «أَرْقَى النَّاسِ أَقَلُّهُمْ حَدِيثًا عَنِ النَّاسِ، وَأَنْقَى النَّاسِ أَحْسَنُهُمْ ظَنًّا بِالنَّاسِ، وَأَتْقَى النَّاسِ أَكْثَرُهُمْ سَعْيًا لِخِدْمَةِ النَّاسِ.» “Orang yang paling beradab adalah yang paling sedikit…

Baca Selengkapnya

3 JEJAK EGO DALAM KATA: Ketika Lisan Menjadi Cermin Kegelapan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makaar) Tulisan ini diharapkan menjadi renungan bagi kita tentang lisan, kesombongan, dan jalan pulang menuju cahaya. Dan tentu terkhusus menjadi nasehat berharga bagi penulis. Ada kalanya sebuah hadits tidak sekadar kita baca, ia seperti mengetuk pintu hati, pelan namun tegas, seolah berkata: “Kembalilah. Lihatlah dirimu.”.Hadits ini adalah salah satunya….

Baca Selengkapnya

JIWA YANG SELESAI: Membentuk Kedewasaan Batin dan Kejernihan Hati

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) *( BAGIAN PERTAMA)* Ada masa dalam hidup ketika seseorang tiba-tiba berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia yang terus berlari. Ia menatap dirinya sendiri, bukan melalui cermin, tetapi melalui hati. Pada saat itulah muncul sebuah pertanyaan yang tidak pernah diajarkan di sekolah mana pun, namun selalu berbisik dalam sunyi: *”Sudahkah…

Baca Selengkapnya

KETIKA NEW YORK MENANTANG WASHINGTON: Zohran Mamdani dan Revolusi Moral yang Mengguncang Nurani Dunia

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Apakah nurani masih memiliki tempat di panggung politik global yang dikuasai oleh kepentingan modal dan ambisi kekuasaan? Bisakah kejujuran moral menembus tembok hegemoni yang selama ini membungkam suara keadilan? Mungkinkah seorang imigran Muslim keturunan Afrika–Asia Selatan mampu mengubah arah sejarah di negeri yang menjadi simbol kapitalisme dunia? Pertanyaan-pertanyaan…

Baca Selengkapnya

3 MARTABAT INSAN BERILMU: Mengapa Banyak yang Pintar, tetapi Sedikit yang Sadar?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Pernahkah kita merasa, semakin banyak kita membaca dan mempelajari ilmu, semakin banyak pula kegelisahan menetap di dada? Semakin banyak teori kita kuasai, justru semakin jauh hati dari rasa tunduk dan tenang? Bukankah seharusnya ilmu menuntun jiwa untuk lebih merunduk, bukan meninggi? Lebih bersabar, bukan mudah tersinggung? Lebih takut…

Baca Selengkapnya

FENOMENA HAJI MURAH DAN MAFIA VISA: Antara Menjaga Kesucian Ibadah dan Ancaman Kerugian Negara

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Apakah ibadah suci selalu berbanding lurus dengan kesucian praktik pengelolaannya? Adakah yang lebih memilukan daripada menyaksikan ibadah paling sakral dalam Islam diseret ke meja dagang, dinilai seperti tiket promo, dan ditawarkan sebagai jalan pintas menuju status sosial? Bagaimana mungkin perjalanan ruhani menuju Baitullah berubah menjadi komoditas diskon yang…

Baca Selengkapnya

EFEKTIFITAS KEBIJAKAN PEMERINTAH DAN PEMULIHAN UMKM: Antara Retorika dan Realita

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Pernahkah kita bertanya dalam hening yang jujur , mengapa suara UMKM selalu menjadi nyanyian manis di bibir kekuasaan, namun sering kali tak sampai pada telinga kebijakan yang benar-benar menyembuhkan luka ekonomi rakyat kecil? Apakah kebijakan yang digembar-gemborkan dengan slogan pemulihan dan keberpihakan benar-benar menyentuh akar penderitaan mereka yang…

Baca Selengkapnya

FEODALISME PENDIDIKAN?: Antara Stigmatisasi Media dan Introspeksi Dunia Pesantren

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Refleksi Hari Santri Nasional 2025) Pernahkah kita menunduk sejenak, membiarkan degup jantung kita berhenti dari kecepatan lajunya dunia digital, lalu mendengar bisik sunyi dari rongga pesantren: Apakah kita masih menjaga kehormatan lembaga ini, atau justru merobohkannya dengan tali-gelap dari dalam? Saat beberapa layar televisi menyulut gejolak dengan narasi…

Baca Selengkapnya

BISNIS HARAM: Korupsi dan Suap ‘Money Politics’ ( Bagian ke-6)

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Renungan tentang Nurani, Keadilan, dan Luka Bangsa) Di negeri yang bernafas dengan demokrasi, kita kerap mendengar jargon: kedaulatan di tangan rakyat. Tetapi ironinya, kedaulatan itu sering diperdagangkan dengan harga yang murah di pasar politik transaksional. Kursi jabatan diperebutkan bukan karena kelayakan dan amanah, melainkan karena tebalnya amplop yang berpindah…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.