15 Tim Formatur Ditetapkan, Siap Tentukan Pimpinan MUI Sulawesi Selatan 5 Tahun ke Depan

MAKASSAR — Dinamika Musyawarah Daerah (MUSDA) IX Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton, Makassar, memasuki momentum paling krusial. Setelah melalui tahapan musyawarah kelompok yang demokratis dan verifikasi ketat, sebanyak 15 nama Anggota Tim Formatur secara resmi ditetapkan untuk mengemban amanah memilih dan menentukan Pimpinan MUI Sulawesi Selatan Masa Khidmat 2026–2031.

Penetapan komposisi Tim Formatur ini dipimpin langsung oleh Ketua Steering Committee (SC) MUSDA IX MUI Sulsel, Prof. Dr. H. M. Arfin Hamid, S.H., M.H. Bersama seluruh jajaran SC, Prof. Arfin melakukan pencermatan serta verifikasi akhir terhadap seluruh usulan nama yang masuk sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO) MUI. Proses ini dilakukan setelah seluruh peserta MUSDA diberikan alokasi waktu selama 30 menit untuk menggelar rembuk internal dan memilih perwakilan terbaik dari masing-masing utusan.

Adapun susunan 15 Anggota Tim Formatur yang telah diverifikasi dan disahkan terdiri dari berbagai unsur representatif keumatan, yaitu:

Utusan Pengurus MUI Sulsel Demisioner: Prof. Dr. KH. Najamuddin Abduh Shafa, M.A., Prof. Dr. KH. Muammar Bakry, Lc., M.A., dan Ir. H. Andi Thaswin Abdullah.

Utusan Dewan Pertimbangan MUI Sulsel: AG. KH. Nurullah.

Utusan Daerah (Zonasi Kabupaten/Kota):

Zona I: KH. Abubakar Paka

Zona II: Dr. Hamzah

Zona III: Prof. Dr. H. Hannani, M.Ag.

Zona IV: KH. Yunus Pasanreseng

Zona V: KH. Anang Ismail

Utusan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam: Perwakilan dari Nahdlatul Ulama (NU) Prof Dr H Andi Marjuni, PW Muhammadiyah Prof Dr KH Mustari Bosra, PW Perti KH Hasid Hasan Palogai, PW Al Washliyah Dr Abdul Majid,

Utusan Perguruan Tinggi: UMI Dr H Akhmad Syahid

Utusan Pondok Pesantren: Prof Dr KH Afifuddin Harisah

Ketua SC, Prof. Arfin Hamid, menyampaikan bahwa seluruh tahapan pemilihan berjalan dengan khidmat, lancar, serta mencerminkan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah. Dengan terbentuknya 15 anggota tim formatur ini, proses pemilihan Ketua Umum dan penyusunan jajaran Dewan Pimpinan serta Dewan Pertimbangan MUI Sulsel untuk lima tahun ke depan siap dilaksanakan dalam rapat tertutup tim formatur.

“Seluruh proses pemilihan perwakilan berjalan sangat tertib. Tim Formatur yang telah disahkan ini membawa mandat besar dari seluruh peserta MUSDA IX untuk bermusyawarah secara arif dan bijaksana. Kita berharap rapat formatur dapat melahirkan susunan kepemimpinan ulama yang amanah, responsif terhadap tantangan zaman, serta mampu membawa kemaslahatan bagi seluruh umat di Sulawesi Selatan untuk masa khidmat 2026–2031,” ujar Prof. Arfin Hamid.

Tim Formatur dijadwalkan segera menggelar sidang terbatas untuk menentukan Ketua Umum terpilih sekaligus melengkapi struktur kepengurusan sebelum hasil keputusan resmi diumumkan dan disahkan dalam Sidang Pleno MUSDA IX MUI Sulsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.