MAKASSAR — Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sulawesi Selatan bersama BPJS Kesehatan menggelar acara ramah tamah dan makan malam bersama bertajuk Gala Dinner: Sinergi Engagement Program JKN pada Selasa malam (22/09/2026). Acara yang berlangsung hangat ini diselenggarakan di New Makassar Seafood (Jl. Arief Rate No. 3, Mangkura, Kota Makassar) sebagai ajang penguatan kemitraan strategis dalam pengawalan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Umum terpilih MUI Sulsel. Prof Dr KH Najamuddin didamppini beberapa jajaran pengurus MUI Sulsel lainnya diantaranya Wakil Ketua Umum Prof Dr KH Muammar bakry, Lc, MA dan Sekum terpilih Prof Dr H Andi Marjuni.
Selain Pimpinan MUI Sulsel, beberapa pengurus daerah dari MUI Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros. Pertemuan ini merupakan bagian dari implementasi program Strategic Partner Sertifikasi (SPS) dan TASBIH JKN Sulawesi Selatan yang bertujuan memperluas keterlibatan tokoh agama dalam mendukung keberlanjutan perlindungan kesehatan masyarakat.

Dalam suasana keakraban, jajaran pimpinan MUI Sulsel menegaskan komitmen para ulama dan tokoh agama untuk terus mengedukasi umat terkait pentingnya jaminan kesehatan yang adil dan berkeadilan. Sinergi antara lembaga keagamaan dan penyelenggara jaminan sosial dianggap sangat krusial, mengingat pemuka agama memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan edukatif yang inklusif serta selaras dengan nilai-nilai syariat.
Pihak BPJS Kesehatan turut mengapresiasi dukungan penuh dari MUI Sulawesi Selatan. Melalui kolaborasi ini, diharapkan sosialisasi mengenai hak, kewajiban, serta pemanfaatan layanan JKN dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat tapak secara lebih efektif.
Acara makan malam ini diakhiri dengan diskusi interaktif mengenai langkah-langkah taktis penguatan sinergi program di tingkat daerah serta sesi foto bersama sebagai simbol soliditas kemitraan.
