Jangan Jadikan Kesusahan Rakyat Sebagai Ladang Keuntungan

Chamdar Nur, Lc,.SH,. S.Pd. I,.M. Pd. (Anggota MUI Sul-Sel Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional) MAKASSAR – Nasihat untuk para pedagang, pengusaha, dan siapa pun yang menahan barang kebutuhan demi meraup keuntungan. Ada keuntungan yang mendatangkan keberkahan. Ada pula keuntungan yang menjadi sebab datangnya dosa. Ada rezeki yang sedikit, tetapi membawa ketenangan dan keselamatan…

Baca Selengkapnya

TIGA PROGRAM BESAR, SATU PERTANYAAN BESAR: Benarkah Untuk Rakyat?

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Menimbang Niat Baik , Efektivitas , APBN, dan Kepercayaan Publik) Tidak adil jika seluruh kebijakan pemerintah hanya dilihat dari sisi kritik. Banyak langkah Presiden Prabowo Subianto patut diapresiasi karena menyentuh langsung kehidupan rakyat, terutama di desa, pesisir, pegunungan, dan pedalaman. Pembangunan jembatan membuka jalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan…

Baca Selengkapnya

ANTI-DEMOKRASI: Ketika Rakyat Hanya Menjadi Penonton

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Bahaya terbesar bagi sebuah bangsa tidak selalu datang dari luar. Ia sering tumbuh perlahan dari dalam, tanpa suara ledakan, tanpa parade senjata, bahkan tanpa perubahan yang tampak mencolok. Semua terlihat normal. Pemilu tetap berlangsung, lembaga negara tetap bekerja, dan hukum tetap berjalan. Namun diam-diam, kekuasaan mulai menjauh dari…

Baca Selengkapnya

Politik Simbolik vs Politik Substantif: Mengapa Rakyat Turun ke Jalan?

Prof.Munawir Kamaluddin (Anggita Komisi Hukum dan Ham MUI Sulsel) Makassar, muisulsel.or.id – Di tengah riuh kota yang lampunya memantul pada genangan hujan ekonomi, spanduk-spanduk yang berkibar bukan lagi sekadar kain yang terikat pada bambu. Mereka adalah wajah dari kecemasan kolektif, simbol dari amarah yang lama terpendam. Di sisi lain republik, kursi empuk, gedung berlampu kristal,…

Baca Selengkapnya

AJULA (Agustus Jumat Kelabu): Rakyat Bergerak Menuntut Keadilan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin) Agustus seharusnya menjadi bulan penuh syukur. Bulan ketika rakyat Indonesia merayakan kemerdekaan, mengenang perjuangan para pendiri bangsa, mengibarkan bendera dengan bangga, dan menikmati buah kebebasan yang diperjuangkan dengan darah dan air mata. Namun, ironi menyayat, Agustus 2025 bukan bulan perayaan, melainkan bulan kegelisahan. Bukan bulan persatuan, melainkan bulan pertentangan….

Baca Selengkapnya

Ulama: Jembatan Keadilan antara Rakyat dan Penguasa

Islamul Haq (Anggota Komisi Fatwa MUI Sulsel) Di tengah hiruk-pikuk kehidupan berbangsa, rakyat sering kali menjadi pihak yang paling merasakan beratnya beban ketika penguasa abai atau kebijakan negara tidak berpihak pada mereka. Di satu sisi, kekecewaan rakyat bisa menjelma menjadi amarah yang berujung pada demonstrasi dan kekacauan. Di sisi lain, penguasa pun kerap menutup telinga…

Baca Selengkapnya

Goresan Pagi: Perintah Mengayomi Rakyat atau Bawahan

Makassar, muisulsel.or.id – Allah swt memerintahkan Nabi Muhammad Saw bersikap lemah lembut pada umatnya dan manusia seluruhnya maka setiap muslim yang diberi jabatan dan amanah memimpin komunitas, maka ia pun harus bersikap ramah dan baik kepada orang orang yang dipimpinnya. Faktor keadilan dan pemerataan adalah dua hal besar, yang seharusnya muncul dalam setiap kepemimpinan, bila…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.