Rizkayadi Sjukri

HIKMAH HALAQAH: Tahajud Minimal Dua Rakaat, Maksimal Tak Terbatas

Dr. KH. Syamsu Alam Usman, M.Ag. (Komisi Dakwah MUI Sulsel) MAKASSAR — Salat tahajud atau qiyamul lail merupakan salah satu ibadah sunnah yang dilaksanakan pada malam hari. Dalam pelaksanaannya, terdapat ketentuan mengenai jumlah rakaat serta waktu yang menjadi bagian penting untuk dipahami umat Islam. Dr. KH. Syamsu Alam Usman, M.Ag., dari Komisi Dakwah MUI Sulsel,…

Baca Selengkapnya

Empat Pelaku Usaha dari LPH Madani Indonesia Ditetapkan Halal di MUI Sulsel

MAKASSAR — Sebanyak empat pelaku usaha tercatat dalam daftar pelaku usaha yang diajukan oleh LPH Madani Indonesia Ditetapkan Halal pada Rapat Komisi Fatwa MUI Sulsel yang berlangsung di Sekretariat MUI Sulsel Jaln Masjid Raya Makassar pada Jumat, 18 September 2026. Daftar tersebut berasal dari LPH Madani Indonesia dan memuat empat pelaku usaha yang akan menjadi…

Baca Selengkapnya

SIAPA MENANAM, DIA MENUAI: Jangan Menggali Lubang untuk Orang Lain

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) مَنْ حَفَرَ حُفْرَةً وَقَعَ فِيهَا “Barang siapa menggali lubang, maka ia akan terperosok ke dalamnya.” Kalimat hikmah ini sederhana, tetapi menyimpan hukum kehidupan yang dalam: setiap perbuatan memiliki akibat. Manusia mungkin dapat menyembunyikan keburukan dari sesamanya, tetapi tidak dari Allah. Karena itu, Al-Qur’an mengingatkan: وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا…

Baca Selengkapnya

JANGAN PANIK: Tetap Tenang Ketika Ada yang Ingin Menjatuhkan

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Ada kalanya seseorang tidak hanya menghadapi persoalan, tetapi juga menghadapi situasi yang sengaja dibangun untuk melemahkan dirinya: tuduhan, pencemaran nama baik, hoaks, stigma, framing negatif, opini yang dipelintir, bahkan tekanan melalui berbagai jalur. Dalam keadaan seperti itu, pesan pertama yang harus dipegang adalah sederhana: jangan panik. Kepanikan sering…

Baca Selengkapnya

JANGAN JADI EPISENTRUM KONFLIK, SAATNYA MENJADI PUSAT SOLUSI

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) (Refleksi Hari Kesadaran Nasional) Hari Kesadaran Nasional jangan berhenti sebagai seremoni. Ia semestinya menjadi momentum untuk bertanya kepada diri sendiri: apakah kehadiran kita menyelesaikan masalah atau justru memperbesar maslah? Sebab kesadaran bukan sekadar mengetahui yang benar dan salah, tetapi mampu mengelola perbedaan, dan mempertimbangkan dampak setiap tindakan. Konflik…

Baca Selengkapnya

Jangan Jadikan Kesusahan Rakyat Sebagai Ladang Keuntungan

Chamdar Nur, Lc,.SH,. S.Pd. I,.M. Pd. (Anggota MUI Sul-Sel Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional) MAKASSAR – Nasihat untuk para pedagang, pengusaha, dan siapa pun yang menahan barang kebutuhan demi meraup keuntungan. Ada keuntungan yang mendatangkan keberkahan. Ada pula keuntungan yang menjadi sebab datangnya dosa. Ada rezeki yang sedikit, tetapi membawa ketenangan dan keselamatan…

Baca Selengkapnya

Cetak Duta Halal Masa Depan, LPPOM MUI Sulsel Sukses Gelar Babak Penyisihan Gen Halal Championship 2026

​​MAKASSAR – Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam mengedukasi generasi muda. Pada hari Sabtu, 12 September 2026, LPPOM sukses menyelenggarakan babak penyisihan regional Gen Halal Championship (GHC) 2026. Acara bergengsi yang mewadahi kecerdasan pelajar ini dipusatkan di MAN 1 Makassar, yang berlokasi di…

Baca Selengkapnya

HIKMAH HALAQAH: Memahami Hakikat Orang Miskin dalam Al-Qur’an

Prof. Dr. KH. Ruslan Wahab, MA (Bidang Fatwa MUI Sulsel) MAKASSAR — Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap kehidupan masyarakat yang berada dalam kondisi kekurangan. Salah satu kelompok yang mendapat perhatian adalah orang miskin, yang dalam kehidupan sehari-hari membutuhkan kepedulian, perhatian, dan bantuan dari sesama. Prof. Dr. KH. Ruslan Wahab, MA, dari Bidang Fatwa MUI Sulsel,…

Baca Selengkapnya

MANUSIA TOXIC: Mencari Panggung dengan Menjatuhkan Sesama

Munawir Kamaluddin (Guru Besar UIN Alauddin Makassar) Toxic berarti beracun. Dalam kehidupan sosial, manusia toxic adalah mereka yang kehadiran, ucapan, dan perilakunya justru meracuni suasana, dengan menebar kegaduhan, kecurigaan, kebencian, perpecahan, dan keretakan persaudaraan. Yang lebih berbahaya, manusia toxic sering bukan sekadar pembuat masalah, tetapi pencari panggung melalui masalah. Ia membesar-besarkan konflik, menyebarkan hoaks, mengadu…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.