PAHITNYA KEHILANGAN: Bahasa Tak Bersuara yang Dituturkan Taqdir

Munawir Kamaluddin Pernahkah kita merasakan bagaimana dunia tiba-tiba terasa sunyi? , Seperti ada sesuatu yang begitu akrab di hati, tiba-tiba terenggut tanpa aba-aba. Segalanya yang semula tampak utuh, kini menyisakan lubang yang tak kasat mata, Ia datang tanpa permisi, menyelinap dalam kesunyian malam atau di tengah hiruk-pikuk siang. Ia mengendap, menanamkan rasa perih di dada,…

Baca Selengkapnya

HUSNUL KHATIMAH: Jalan Menuju Keabadian yang Penuh Berkah

Munawir Kamaluddin Dalam samudra kehidupan yang luas dan penuh misteri, setiap insan berlayar dengan harapan mencapai pantai keabadian yang damai. Di tengah gelombang ujian dan badai cobaan, ada satu dambaan yang menjadi pemandu arah: husnul khatimah, akhir yang baik dalam naungan ridha Ilahi. Husnul khatimah bukan sekadar penutup dari perjalanan hidup, melainkan puncak dari pendakian…

Baca Selengkapnya

UJAS: Jasad Telah Pergi Namun Jejak Tak Pernah Hilang

Munawir Kamaluddin Dalam sunyi yang tiba-tiba menggema, kabar kepergian UJAS panggilan populer Dr. H. Usman Jasad, S.Ag., M.Pd., mengalir bagaikan petir di siang hari. Betapa tidak, sosok yang dikenal sebagai seorang akademisi terhormat, muballigh yang penuh inspirasi, serta pengusaha yang dermawan itu, berpulang dengan begitu mendadak. Tidak ada tanda-tanda penyakit, tidak pula riwayat yang mengindikasikan…

Baca Selengkapnya

REFRESHING: Jangan Tunggu Stres! Pesan Alam dan Kehidupan dibalik Rahasia Menakjubkan

Munawir Kamaluddin Hidup adalah perjalanan yang penuh dinamika, di mana setiap langkah membawa kita pada tantangan, harapan, dan kebahagiaan. Namun, di balik hiruk-pikuk itu, manusia sering terjebak dalam rutinitas yang tak henti menuntut energi, waktu, dan perhatian. Seolah, roda kehidupan terus berputar tanpa jeda, mengabaikan hak tubuh, hati, dan jiwa untuk beristirahat. Padahal, manusia bukanlah…

Baca Selengkapnya

TAHUN BARU, HUDUP BARU: Mengapa Kita Terus Mencari Kebahagiaan di Tempat Salah?

Munawir Kamaluddin Saat kita menatap langit senja, merasakan hembusan angin yang membawa aroma kehidupan, dan menyaksikan pergantian waktu, hati ini tak jarang dihantui oleh pertanyaan yang mengganggu, “Apakah yang sejati yang kita cari dalam kehidupan ini?” Kita sering terjebak dalam rutinitas yang tiada habisnya, terombang-ambing di antara keinginan dan kebutuhan, ambisi dan kenyataan. Dalam pergantian…

Baca Selengkapnya

MENYELAMI WAKTU: Refleksi Pergantian Tahun dengan Merubah Harapan Jadi Kenyataan.

Munawir Kamaluddin Ada sesuatu yang tak pernah berhenti dalam kehidupan ini, sesuatu yang bergerak dengan sunyi, mengalir tanpa henti, namun mengubah segalanya, dialah waktu. Ia adalah karunia terbesar dari Sang Pencipta, namun sering kali luput dari perhatian. Kita hidup dalam alirannya, menghirup nafas di dalamnya, namun terlalu sering melupakannya. Waktu adalah saksi yang tak pernah…

Baca Selengkapnya

Renungan Akhir Tahun: Aku Malu..Ya Rasullullah

H Rusdi Hidayat (Anggota Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Majelis Ulama Indonesia Sulsel) Madinah, muisulsel.or.id – “Sungguh, telah datang kepadamu seorang rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan yang kamu alami, (dia) sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, penyantun dan penyayang terhadap orang-orang yang beriman.” (QS At-taubah: 128) Tidak sebanding nilai namamu……

Baca Selengkapnya

Tetesan Hikmah: Diri Ini di Penghujung 2024

Chamdar Nur, S.Pd.I., SH., Lc., M.Pd (Anggota Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional MUI Sulsel). Makassar, muisulsel.or.id – Wahai diri yang lalai, tidakkah engkau sadari betapa cepatnya waktu berlalu? Hari-hari berganti menjadi Minggu, Minggu menjadi bulan, dan kini tahun pun hampir berakhir. Tidakkah engkau bertanya kepada hatimu, apa yang telah aku lakukan selama ini…

Baca Selengkapnya

Nilai Seorang Mukmin

H. Rusdi Hidayat ( Anggota Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Majelis Ulama Indonesia Sulsel). Mekkah, muisulsle.or.id – Terkadang kita mudah untuk menyebut sebutan mukmin namun kita mengabaikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Innama mukminuna ikhwah… bahwa setiap orang yang mengakui dirinya beriman maka mutlak memiliki keterkaitan persaudaraan dengan mukmin lainnya. Dan itu adalah…

Baca Selengkapnya

FENOMENA KAFE: Refleksi Mengapa Lebih Digandrungi Dibanding Masjid

Munawir Kamaluddin Fenomena kafe yang lebih subur dan diminati dibandingkan masjid mencerminkan dinamika sosial, budaya, dan spiritual masyarakat modern. Hal ini bukan hanya persoalan preferensi tempat, tetapi juga cerminan gaya hidup, pola pikir, dan prioritas manusia di era globalisasi. Dalam Islam, masjid memiliki peran sentral sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat. Namun, dominasi kafe…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.