FPK DAN INDONESIA EMAS: Merajut Persatuan dalam Keberagaman

Munawir Kamaluddin Indonesia bukan sekadar hamparan tanah yang membentang dari Sabang hingga Merauke. Ia adalah nyanyian jiwa yang merdu, di mana setiap nada terlahir dari keberagaman suku, bahasa, dan budaya. Ia adalah aliran sungai yang membawa arus sejarah, mempertemukan yang lama dan yang baru dalam satu aliran yang harmonis. Ia adalah pohon raksasa yang akarnya…

Baca Selengkapnya

BULAN SYA’BAN: Gerbang Menuju Keberkahan Ramadhan dan Kesuksesan Hidup

Munawir Kamaluddin Di antara putaran waktu yang terus bergulir, di antara nafas yang terhembus tanpa kita sadari, ada saat-saat yang diistimewakan oleh Allah. Waktu-waktu yang bukan sekadar detik yang berlalu, bukan sekadar angka yang bergulir dalam lembaran kalender, tetapi ia adalah taman-taman cahaya yang diletakkan oleh-Nya di sepanjang perjalanan hidup manusia. Ada bulan-bulan yang menjadi…

Baca Selengkapnya

HIKMAH HALAQAH: Orang Yang Beristirahat

Prof Dr KH Kamaluddin Abunawas, MA (Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan MUI Sulsel) Makassar, muisulsel.or.id – Dalam kajian kali ini yang membahas tentang kitab hadis imam Bukhari yang di syarah atau dijelaskan oleh imam An-Nawawi yang menyebutkan orang yang beristirahat dan beristirahat darinya. Tentunya hadis ini membutuhkan penjelasan yang baik dan masih berkaitan erat dengan…

Baca Selengkapnya

MUSYAWARAH DAN PERENCANAAN: Jalan Pasti Menuju Puncak Kesuksesan yang Spektakuler

Munawir Kamaluddin Di hamparan luas kehidupan, manusia senantiasa berlayar di samudera takdir yang penuh dengan gelombang ujian dan terpaan angin keputusan. Setiap hari, kita dihadapkan pada persimpangan yang menuntut pilihan, pada dilema yang memerlukan kebijaksanaan, serta pada keadaan yang tak jarang menuntut sikap cepat dan tepat. Tidak ada satu pun langkah dalam kehidupan yang bebas…

Baca Selengkapnya

MENINGGAL DI USIA MUDA: Kepergian yang Mengguncang dan Renungan yang Menyadarkan

Munawir Kamaluddin Pernahkah kita membayangkan, bagaimana jika hari ini adalah hari terakhir kita? Bagaimana jika esok tak lagi memberi kesempatan untuk membuka mata, menatap langit pagi, atau mengucapkan sepatah kata kepada orang-orang yang kita cintai? Pernahkah kita bertanya, apakah kita sudah siap jika malaikat maut datang tanpa aba-aba? Kita sering berpikir bahwa kematian hanya milik…

Baca Selengkapnya

KH. NASARUDDIN UMAR: Ulama Moderat yang Konsisten dalam Menjaga Akidah Wasathiyah

Munawir Kamaluddin Fenomena derasnya arus zaman, di tengah gelombang pertentangan yang tak henti-hentinya menghantam sendi kehidupan, lahirlah sosok yang menghadirkan kesejukan di tengah panasnya perdebatan dan perbedaan. Bagai embun yang menetes perlahan di padang gersang, ia datang membawa pesan damai, menyulam harmoni di antara perbedaan, dan merajut kasih sayang dalam setiap helaan napas perjuangannya. Dialah…

Baca Selengkapnya

Ketika Hati Mulai Mati, Ke Mana Kita Harus Mencari Cahaya?

Munawir Kamaluddin Pernahkah kita merasa kosong dalam menjalani hidup? Pernahkah kita bangun di pagi hari tanpa gairah, menjalani rutinitas tanpa makna, lalu tidur kembali dengan perasaan yang sama? Pernahkah kita merasakan ibadah hanya sebagai kewajiban tanpa ruh, dzikir tanpa penghayatan, atau doa yang sekadar lantunan kata tanpa getaran dalam dada? Mengapa sebagian orang menangis ketika…

Baca Selengkapnya

61 TAHUN IMMIM: Melangkah Pasti Membangun Negeri dan Berkhidmat untuk Umat Tiada Henti

Munawir Kamaluddin Di tengah perjalanan waktu yang terus berputar, di bawah cahaya keberkahan yang senantiasa menyelimuti, Ikatan Masjid Mushalla Indonesia Muttahidah (IMMIM) telah menapaki usianya yang ke-61. Bukan sekadar bilangan tahun, melainkan jejak panjang sebuah perjuangan yang penuh dedikasi, komitmen, dan cinta yang tulus kepada umat. Pada 24 Januari 2025 yang bertepatan dengan 24 Rajab…

Baca Selengkapnya

RESTORASI KEIMANAN: Menembus Krisis Spiritual dan Menemukan Jalan Pulang

Munawir Kamaluddin Di hamparan kehidupan yang gemerlap dengan kilauan duniawi, sering kali hati kita tersesat dalam labirin kesibukan yang melelahkan. Seperti burung yang terbang tanpa arah, kita berlari mengejar bayangan kesenangan yang tiada berujung, tenggelam dalam hiruk-pikuk materi yang membelenggu jiwa. Dunia dengan segala tipu dayanya, telah menjerat kita dalam kesibukan tanpa makna, menyilaukan pandangan…

Baca Selengkapnya

RESONANSI JIWA: Simfoni Ketentraman Batin yang Kusut dan Solusi Rohani yang Terlena

Munawir Kamaluddin Di balik hiruk-pikuk dunia yang terus berputar, dalam kesunyian yang melintasi waktu, ada sebuah getaran halus yang bersemayam di lubuk hati manusia. Getaran yang tak terlihat oleh mata, tak terdengar oleh telinga, namun dapat dirasakan oleh jiwa yang merindu hakikat sejati. Inilah yang disebut resonansi jiwa, yaitu simfoni ketenteraman yang tercipta dari hubungan…

Baca Selengkapnya
Open chat
1
MUI MENJAWAB: Silahkan ajukan pertanyaan seputar Islam, akan dijawab Langsung ULAMA dari MUI SULSEL.